Kukuhkan Pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto, Bupati Ikfina Minta Pelayanan Spesifik dan Paripurna

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara langsung mengukuhkan pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Rabu (16/3) pagi. SP/Dwy AS
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara langsung mengukuhkan pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Rabu (16/3) pagi. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara langsung mengukuhkan pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mojokerto Masa Bakti 2021-2026 di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Rabu (16/3) pagi.

Pengukuhan tersebut, berdasarkan Keputusan Bupati tentang perubahan atas keputusan Bupati Nomor 188.45/424/HK/416-012/2021 tentang susunan keanggotaan P2TP2A Masa Bakti Tahun 2021-2026.

Dalam sambutan arahannya, Bupati Ikfina meminta, Kepengurusan P2TP2A Kabupaten Mojokerto yang baru ini, bisa memberikan berbagai bentuk pelayanan, mulai dari pencegahan hingga penanganan paripurna dalam bentuk pemberdayaan.

 

"Kita ingin penanganan bersifat spesifik dan kemudian paripurna, sehingga kemudian dalam hal ini tentu melibatkan banyak pihak. Karena kita tahu kondisi dilapangan, betapa bervariasinya perempuan dan anak korban kekerasan ini," ungkapnya.

Lanjut Ikfina, pihaknya juga meminta, penanganan korban kekerasan perempuan dan anak tersebut, bisa dikondisikan mulai dari tingkatan Pemerintah yang paling bawah, sehingga pemerintah bisa membantu pemulihan dan rehabilitasi sosial dari korban yang bersangkutan.

"Ini termasuk para camat, bagaimana kecamatan ini menangani korban kekerasan perempuan dan anak, bisa kembali lagi produktif dan bisa tidak lagi mengingat pengalaman negatif yang sudah dialami dan hidup normal," jelasnya.

Selain itu, Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini berharap, P2TP2A bisa menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan terkait dengan kasus-kasus terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mojokerto.

"Kita berharap kalau bisa gak usah ada kasus. Semuanya bisa melakukan pencegahan bersama-sama, tidak ada lagi perempuan dan anak yang harus menjadi korban dan mempunyai pengalaman negatif dalam hidupnya sebagai korban kekerasan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Pengurus P2TP2A Kabupaten Mojokerto, Kepala OPD Kabupaten Mojokerto dan Camat se-Kabupaten Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…