Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pangan di Surabaya Merangkak Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana di Pasar Wiyung, Surabaya
Suasana di Pasar Wiyung, Surabaya

i

SURABAYA PAGI, Surabaya – Menjelang bulan Ramadhan, harga bahan pangan di pasar di Surabaya dikhawatirkan terkatrol naik.

Penyebab kenaikan harga diakibatkan naiknya permintaan bahan pokok pangan. Terdapat 3 fase kenaikan harga bahan pangan, yaitu pada 1 minggu menjelang Ramadhan, beberapa hari menjelang lebaran dan beberapa hari setelah lebaran.

Kenaikan harga bahan pangan pada fase menjelang Ramadhan dikarenakan banyaknya permintaan yang terus meningkat secara bersamaan untuk persiapan bahan pangan di awal bulan puasa.

Harga bahan pangan akan mulai menurun di pertengahan bulan puasa dan akan kembali meningkat pada 2-3 hari menjelang Lebaran.

“Harga daging ayam tahun lalu saja mulai harga Rp 29.000 bisa menjadi Rp 35.000 per kilo, kemungkinan tahun ini harga ayam akan meningkat juga, tapi belum bisa dipastikan karena kita juga ambil dari supplier. Kalau dari supplier ada kenaikan harga kemungkinan para pedagang lainnya juga akan menaikkan harga dagangannya,” ujar Siti, pedagang ayam potong di Pasar Wiyung, Surabaya.

Senada, menurut salah satu pembeli, Wiwik (55), hampir semua bahan pokok pangan masyarakat mengalami kenaikan harga, kemungkinan daging ayam yang mulanya harga Rp 33.000 bisa menjadi Rp 40.000 per kilo. Dikarenakan banyaknya permintaan kebutuhan pokok, semua jenis sayuran juga mengalami kenaikan harga dari Rp 15.000 menjadi Rp 25.000 per bongkok.

“Harga minyak saat ini sudah mahal, kemungkinan harga sayur dan daging juga akan meningkat,” ujar Pujihariati, pedagang sayur yang juga mengis rejeki di Pasar Wiyung, Jum’at (18/03/2022).feb

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…