Cekcok di Warkop, Pinggang Rahmad Ditebas Celurit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Ismail bin Hosen, menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online,Senin (28/03/2022). SP/Budi Mulyono
Terdakwa Ismail bin Hosen, menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online,Senin (28/03/2022). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara penganiayaan mengakibatkan korban mengalami luka bacokan celurit, dengan terdakwa Ismail bin Hosen, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (28/3/2022).

Dalam agenda sidang putusan, terdakwa Ismail divonis enam bulan penjara,  atas perbuatannya menganiaya Rahmad Fadila. Perbuatan terdakwa Ismail dinilai majelis hakim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar tindak pidana penganiayaan.

Ketua Mejelis Hakim Martin Ginting menilai perbuatan Ismail memenuhi unsur pidana sebagaimana yang telah diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 ayat (2)  KUHPidana.

"Menyatakan barang bukti berupa satu buah sarung celurit berwarna hijau dirampas untuk dimusnahkan," ujar hakim Ginting dalam amar putusannya, Senin (28/03/2022).

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara dari Kejari Surabaya,yang menuntut Ismail dengan pidana penjara selama 10 bulan.

"Walau sudah ada uang kompensasi, tapi bukan berarti saudara terdakwa bebas dari hukuman," imbuh Ginting.

"Saya terima Yang Mulia. Menyesal sekali Yang Mulia, saya menyesal," kata Ismail kepada majelis hakim dan JPU.

Awalnya pada hari Kamis tanggal 22 April 2021 sekitar pukul 23.00 wib, saksi Rahmad Fadila nongkrong di jalan Kedung Baruk di warkop Asep, dan bertemu dengan terdakwa Ismail yang membeli nasi bebek, sebelah warkop Asep.

Saat bertemu, terdakwa mengatai saksi Sukir (bapak dari Rahmad Fadila), bahwa saksi Sukir telah menjelek jelekan terdakwa saat ditangkap oleh Polsek Mulyorejo.

Karena saksi Rahmad Fadila mendengarkan perkataan terdakwa lalu antara saksi Rahmad dan terdakwa saling cekcok mulut, selanjutnya terdakwa pulang. Selang beberapa saat terdakwa kembali dan kembali cekcok mulut, kemudian terdakwa mengeluarkan celurit dari dalam bajunya.

Mengetahui hal tersebut, saksi Rahmad lari, namun sempat kena bacok mengenai pinggang sebanyak satu kali. Saksi Rahmad lari masuk kedalam warkop, terdakwa melarikan diri.

Saksi Rahmad Fadila mengalami luka bacok pada punggung bagian bawah sebelah kiri, luka bacok terbuka sepanjang 13 cm dan mendapatkan 15 jahitan. Luka bacok tersebut mengakibatkan korban tak bisa bekerja sementara waktu. nbd

 

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…