Bumdes Mulai Berbadan Hukum, Semua Desa di Kabupaten Sumenep Antusias

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perangkat Desa di Kab. Sumenep, ikuti sosialisasi pendaftaran sertifikat Bumdes berbadan hukum (ft. Ainur Rahman/ SP)
Perangkat Desa di Kab. Sumenep, ikuti sosialisasi pendaftaran sertifikat Bumdes berbadan hukum (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep- Dalam rangka mendorong kegiatan Badan Usaha milik desa (BUMDes) di Kab. Sumenep, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, menggelar sosialisasi pendaftaran Sertifikat Badan Hukum. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Utami itu diikuti oleh semua perangkat Desa di Kabupaten sumenep, dengan dibagi 4 gelombang atau empat hari.

Gelombang pertama sudah dimulai sejak kemarin (Senin, Hari ini (Selasa,) gelombang kedua, sementara untuk gelombang tiga dan empat akan dilaksanakan selanjutnya secara bertahap.

Disampaikan, Plt. Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerjasama Desa, Fadholi menyampaikan, kegiatan sosialisasi tersebut dalam rangka mendorong BUMDes agar memiliki legalitas jelas dan memiliki badan hukum resmi.

“Tujuan dari kegiatan ini agar BUMDes memperoleh status yang berbadan hukum yang diterbitkan oleh kemenkumham,” kata Fadholi Lebih lanjut, Fadholi menyampaikan, dari 330 Desa di Kabupaten Sumenep ada 310 desa yang sudah berdiri BUMDes-nya.

“Alhamdulillah dari 310 BUMDes itu sudah sekitar 250 yang sudah mendaftar untuk mendapatkan Badan Hukum dari kemenkumham,” terang Fadholi. Fadholi juga menjelaskan, dalam proses pendaftaran badan hukum, BUMDes sudah tidak perlu datang lagi ke Notaris. Sebab pendaftarannya sudah bisa melalui online.

“Proses untuk mendapatkan sertifikat dari kemenkumham saat ini sangat mudah. BUMDes tinggal mengisi aplikasi yang disediakan Kemendes secara online,” ujarnya

“Nanti dari Kementerian Desa (Kemendes) akan nge-link ke Kemenkumham. Bahkan dalam proses pendaftaran tanpa biaya apapun,” pungkasnya.

Selain itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Tabrani juga menjelaskan, bahwa pihaknya mendorong transformasi DBM Eks PNPM-MPD menjadi BUMDESMA guna mengoptimalkan eks PNPM-MPD “Transformasi tersebut bertujuan untuk menyatukan pengelola eks PNPM di Kecamatan dengan pengurus BUMDes di setiap Desa sehingga membentuk BUMDESMA,” kata Tabrani kepada media ini.

Tabrani menjelaskan, transformasi tersebut bertujuan untuk menyelamatkan dana eks PNPM yang senilai Rp. 65 Miliar se-kabupaten Sumenep untuk dioptimalkan kembali. “Kami sudah mensosialisasikan pembentukan BUMDESMA ini ke beberapa kecamatan supaya eks UPK PNPM segera berkolaborasi dengan pengurus BUMDes agar segera membentuk BUMDESMA,” ujarnya lagi.

Lebih jauh dijelaskan Tabrani, dengan adanya sosialisasi pembentukan BUMDESMA tersebut, guna memberikan pemahaman kepada Pengurus UPK Eks PNPM-MPD dan Pemerintah Desa dan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) terkait cara pengalihan Pembentukan Pengelolaan DBM Eks PNPM-MPD menjadi BUMDESMA.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk mendorong dan memotivasi agar UPK Eks PNPM-MPD secepatnya meleburkan diri menjadi BUMDESMA Tranformasi karena jangka waktu yang diberikan hanya 2 tahun dari terhitung tahun 2021 s/d 2022,” ungkapnya.

Di samping itu, Tabrani menjelaskan, dengan transformasi eks PNPM-MPD menjadi BUMDESMA diharapkan nantinya dapat mengembangkan mengembangkan dan meningkatkan ekonomi di Desa

“Keberadaan BUMDesma sebagai badan usaha yang berwatak sosial (bisnis sosial) diharapkan menjadi penggerak utama dalam menjembatani upaya penguatan ekonomi dan kegiatan yang menunjang partisipasi masyarakat di pedesaan,” pungkasnya. ar

Tag :

Berita Terbaru

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga…

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…