Saat Mudik, Istirahat di Rest Area Dibatasi 30 Menit saja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Irjen Firman Shantyabudi
Irjen Firman Shantyabudi

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anda mau mudik? Ini ada atura baru dari Polri saat Anda beristirahat di rest area jalan tol.

Polri mengimbau pemudik agar tak memaksakan istirahat di rest area. Ini untuk mencegah kemacetan di tol.

"Jangan menggantungkan ke jalan yang ada rest area-nya," pesan Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi yang disiarkan di YouTube NTMC Channel, Selasa (26/4/2022).

Pesan anak mantan Wapres Try Sutrisno ini disampaikannya dalam Launching Command Center dan Peresmian Gedung PJR Ditgakkum Korlantas Polri beserta talk show 'Mudik Aman, Mudik Sehat, Lancar, dan Asik di Jalan' yang digelar Senin (25/4).

Para pemudik diimbau untuk beristirahat di kota yang dilalui saat perjalanan menuju kampung halaman. Dengan demikian, jumlah kendaraan yang berhenti di rest area akan berkurang.

"Masyarakat bisa keluar sebentar, kuliner di sekitar kota-kota yang dilalui. Mereka juga menjanjikan oleh-oleh. Masuk lagi, itu tidak akan menambah kendaraan yang harus berhenti di dalam tol," jelasnya.

Kendati demikian, Firman mengatakan pemudik masih bisa untuk berhenti di rest area. Tetapi waktunya dibatasi hanya selama 30 menit saja.

Hal itu sesuai kesepakatan antara Polri dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kemarin kita sempat berdiskusi dengan Pak Menteri (Menhub Budi Karya Sumadi), kira-kira apa saja yang bisa kita kerjakan masyarakat bisa kerjakan untuk mempersempit waktu tempuh," kata dia.

"Jadi dengan teman-teman di jalan tol ada kesepakatan kemarin tidak lebih dari 30 menit, makanan di-take away, toilet tidak terlalu lama," pungkasnya. jk

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …