Demokrat: Hindari IDI Otoriter, Revisi UU Praktik Kedokteran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para dokter yang tergabung PDSI menggandeng dr Terawan dan akan melanjutkan inovasinya.
Para dokter yang tergabung PDSI menggandeng dr Terawan dan akan melanjutkan inovasinya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - UU Praktik Kedokteran (UU PK) yang mengatur Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai organisasi tunggal saatnya direvisi. Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, mendukung revisi UU PK.

Menurut dia, revisi perlu dilakukan untuk melindungi profesionalisme dokter. Hal ini mengingat bahwa profesi dokter adalah profesi yang menuntut keprofesionalan tinggi.

Ia menjelaskan, sebelumnya hanya ada organisasi tunggal terkait kedokteran yakni IDI, namun dengan mempertimbangkan berbagai masukan serta saran dari kalangan dokter, dan juga untuk menghindari adanya sikap otoriter, maka kehadiran PDSI diharapkan mampu menjadi solusi.

“UU PK saat ini mengatur tentang organisasi profesi kedokteran tunggal yakni IDI, namun dengan terbentuknya PDSI tentu harus dilakukan revisi terhadap UU tersebut, namun tetap memperhatikan berbagai hal lainnya terkait kelemahan dan kelebihan jika dilakukan revisi,” ujar Aliyah Mustika Ilham, Selasa, (17/5/2022).

Menurut legislator Partai Demokrat ini , dengan hadirnya PDSI dapat menjadikan profesi kedokteran dapat menjadikan kualitas kedokteran Indonesia semakin baik

 

Indonesia Wisata Kesahatan

Organisasi dokter baru, PDSI ( Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia) akan mewadahi berbagai macam inovasi anak bangsa di bidang kedokteran dan kesehatan. Termasuk membantu negara menjadikan Indonesia wisata kesehatan atau hospitality tourism .

"Harapannya bisa menarik anggota dan mewadahi inovasi anak bangsa yang bagus, sekarang kayak luar negeri saja juga berobat masalah DSA juga disini, bahkan Vietnam saja sampai seribu orang mereka mau berobat kesini, ini kan keuntungan bagi bangsa ini untuk mencari devisa dari hospital tourism," kata Ketua PDSI Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto, di Jakarta, Senin (16/5/2022).

Menurut dr. Jajan, Terawan akan diberikan jabatan khusus yang penting di PDSI, karena dianggap sebagai dokter sekaligus mantan Menkes yang berjasa terhadap dunia kedokteran di tanah air.

"Nanti disiapkan jabatan penting di PDSI, yang kemarin deklarasi itu sudah pendiri semua, nanti beliau pengurus inti yang layak untuk beliau, karena beliau kan tokoh," jelas Jajang.

Apalagi, PDSI sudah mengantongi SK Kemenkumham dengan nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) berharap dengan bergabungnya Mantan Menteri Kesehatan Dokter Terawan Agus Putranto, perkumpulannya bisa menarik minat banyak dokter untuk bergabung ke PDSI.

 

Salah Satu Tokoh Kesehatan

Ketua PDSI Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto menegaskan dokter Terawan sudah mereka anggap sebagai salah satu tokoh kesehatan Indonesia, sehingga ia diharapkan bisa membawa perubahan di dunia kedokteran.

"Ya mudah-mudahan ini ada reformasi pelayanan kesehatan di tanah air yang selama ini ada kendala dan lain-lain. Mudah-mudahan dengan kehadiran beliau ada pilihan bagi teman-teman untuk bisa bergabung, berjuang bersama memberikan pelayanan yang terbaik untuk bersama kita," tambah Jajang.

Ketua PDSI menyebut upayanya ini bukan berarti saling bersaing memperbanyak anggota dengan Ikatan Dokter Indonesia atau IDI. "Tidak lah, tidak ada sama sekali rebutan, anggota kita bebaskan saja nyaman di mana, kita tidak bersaing berebutan anggota," tegasnya. n er/jk

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…