SURABAYAPAGI.COM-Sampang- Untuk meningkatkan perekonomian Dipulau Mandangin, Bank Sampang yang notabene milik BUMD melakukan gebrakan demi pemerataan pertumbuhan ekonomi diwilayah kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur.
Gebrakan ini dilakukan sejak pergantian Pimpinan Bank Sampang, yang dipimpin oleh asli putra daerah sehingga terus berbenah dan mengakselerasi kebijakan dan inovatif sekaligus menata sumber daya manusia (SDM) hingga dapat reputasinya baik. Langkah ini terbukti, rabu 1/6, Bank Sampang meresmikan Kantor Kas hingga tercatat sebagai Bank pertama yang hadir di Pulau berjarak 2 Km dari Kabupaten Sampang dan ditempuh melalui jalur perairan Selat Madura.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh H Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang dengan di dampingi Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, jajaran Forkopimda, Sekdakab, Dirut Bank Sampang, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten.
Hadir pula menyaksikan prosesi Peresmian Komisaris Bank Sampang, Pimpinan OPD, Forkopimcam, Kades serta Tokoh masyarakat setempat Dalam sambutannya H Slamet Junaidi mengungkapkan, Syaiful Asyik di minta untuk datang dan memimpin Bank Sampang selain malang melintang di dunia Perbankan berbasis Syariah juga karena asli putra Daerah.
“Terbukti Bank milik Pemkab ini sekarang mulai sehat dan lebih baik dari sebelumnya,” ujar H Slamet Junaidi bangga.
Dijelaskan dengan di bukanya Kantor Kas Bank Sampang di Mandangin akan memberikan kemudahan akses bertransaksi dalam dunia Perbankan bagi penduduk setempat
Sementara H Syaiful Asyik Direktur Bank Sampang mengaku pembukaan Kantor Kas di Mandangin lebih berorientasi kepada pemerataan pelayanan kepada masyarakat.
“Memberikan kemudahan akses yang sama kepada masyarakat Mandangin walaupun berada di Kepulauan,” katanya.
Terkait konsekwensi yang akan dihadapi, Ia mengungkapkan kebijakan itu sudah melalui pembahasan di internal Bank Sampang dengan pola yang terukur.
“Salah satu pertimbangannya intensitas transaksi keuangan di Mandangin cukup tinggi, dan selama ini harus ke daratan karena belum ada layanan Perbankan,” ungkapnya.
Selain itu langkah yang dilakukan merupakan konsekwensi dari gagasan serta keinginan untuk melangkah jauh ke depan namun tetap terukur Syaiful Asyik menjelaskan langkah yang dilakukan merupakan tantangan dengan menganalogikan Pesawat terbang yang makin tinggi maka semakin keras pula terpaan angin yang dihadapi, tetapi tujuan utamanya kesuksesan yang akan diraih.
Dalam kesempatan itu, dilakukan Santunan kepada Yatim dan penyerahan Simbolis buku tabungan kepada salah satu warga masyarakat sebagai penabung pertama.gan
Editor : Redaksi