Kasus Pencabulan, Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Setelah Satu Tersangka Lain Tewas Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka S (61 depan)  saat digiring petugas. SP/Hadi Lestariono
Tersangka S (61 depan) saat digiring petugas. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Polres Blitar menggelar release hasil Operasi Pekat 2022 yang dipimpin langsung Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK pada Selasa (7/6) sore. 

Dalam keterangannya kepada wartawan dalam ungkap Operasi Pekat yang paling menonjol adalah kasus pancabulan terhadap anak di bawah umur dengan dua tersangka, namun satu tersangka telah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Masih menurut Kapolres Blitar, salah satu tersangka meninggal dengan bunuh diri, saat dipanggil polisi setelah pihaknya menerima aduan soal dugaan pencabulan. 

Seperti diketahui dalam laporan keluarga korban sebut saja Melati (14) ke Polres Blitar atas perbuatan persetubuhan terhadap korban hingga korban hamil 6 bulan, yang dilaporkan dua orang yakni S (61) dan B (Budiyono) yang ditemukan tewas gantung diri, keduanya adalah warga Desa Banjarsari Kec Selorejo Kab Blitar yang tak lain tetangga korban.

"Jadi satu tersangka S yang kita periksa dan ditahan, untuk tersangka B (Budiono 54) warga desa Banjarsari Ke Selorejo Kab Blitar  tewas dengan gantung diri setelah menerima surat panggilan," terang mantan Kasubdit Regident Polda Jawa Timur ini.

Lebih jauh AKBP Adhitya menegaskan untuk S (61) di jerat pasal 81/UU RI No.17/2016 dengan ancaman 5 tahun sampai 15 tahun penjara. “Kita menyita beberapa BB baik dari tersangka maupun korban, untuk korban Melati (14) hamil 6 bulan sesuai pemeriksaan bidan," terang AKBP Adhitya.

Selain itu Polres Blitar dalam releasenya juga mengungkap penangkapan tersangka narkoba dan prostitusi serta pengeroyokan/penganiayaan oleh 5 tersangka hingga korban meninggal dunia, dalam releasenya juga disertai beberapa BB.

Pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada Minggu 25 Mei 2022 yang dilakukan lima tersangka, dua diantaranya pelaku di bawah umur, sedang korban meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Ngudi Waluyo.

"Untuk korban setelah kejadian pada pukul 23.00 di bawa ke rumah sakit, dalam perawatan korban meninggal dunia, untuk tersangka ada 5 orang ditangkap pada Senin (3/6) dua diantaranya usia di bawa umur, kejadianya saat korban dan tersangka nongkrong di tepi jalan raya desa Babadan dekat pasar  Wlingi, saat bercanda salah satu pelaku tersinggung lalu melakukan penganiayaan yang dibantu 4 temannya, kini ke 5 pelaku kita amankan untuk 2 pelaku  ditangani unit PPA, para tersangka dijerat pasal 170 yo 351 KUHP ancaman diatas lima tahun penjara," papar AKBP Adhitya kepada wartawan sambil tunjukan BB yang diungkap Operasi Pekat Semeru 2022 pada Selasa sore (7/6) di ruang Humas Polres Blitar dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Tina, Kasat Narkoba AKP Rokhani dan Kasi Humas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…