Terlibat Pernikahan Manusia dan Kambing, Dua Politisi Nasdem Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan Aliansi Masyarakat Cerdas Gresik membawa seekor kambing sebagai simbol pernikahan manusia dengan hewan saat melakukan aksi ke Kantor DPRD Gresik. SP/Grs
Perwakilan Aliansi Masyarakat Cerdas Gresik membawa seekor kambing sebagai simbol pernikahan manusia dengan hewan saat melakukan aksi ke Kantor DPRD Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dua anggota DPRD Gresik, Nurhudi Didin Arianto dan Muhammad Nasir akhirnya dilaporkan sejumlah elemen masyarakat ke Polres Gresik dan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Gresik. Perwakilan masyarakat tersebut secara bergantian mendatangi kedua institusi untuk menyampaikan laporan atas keterlibatan kedua wakil rakyat dalam perhelatan pernikahan manusia dengan hewan di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, pada Ahad (5/6) lalu.

Kedua wakil rakyat asal Fraksi Partai Nasdem itu dilaporkan baik secara pidana maupun pelanggaran etik. Mereka mengawali laporan ke pimpinan DPRD kemudian menyusul dengan mendatangi markas Polres di Jl Wahidin Sudirohusodo Gresik.

Ketiga perwakilan masyarakat itu mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Gresik, LSM Lira Gresik dan Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik.

Kepada pimpinan dewan, perwakilan Aliansi WC Gresik, Abdullah Syafi'i sekaligus pengadu menilai jika perbuatan dua wakil rakyat tersebut masuk dalam kategori penistaan agama. Karena itu ia menuntut Nurhudi dan Nasir diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota dewan.

"Nurhudi adalah pemilik Pesanggrahan Keramat "Ki Ageng" di Desa Jogodalu yang menjadi tempat berlangsungnya prosesi pernikahan. Ia juga yang menyampaikan undangan melalui video. Sedangkan Nasir turut hadir di acara tersebut," ujarnya.

Syafi'i menegaskan jika pernikahan yang dilakukan oleh Saiful Arif (44) warga Desa Klampok dengan seekor kambing betina yang disimbolkan sebagai anak Sri Kinasih dan diberi nama Sri Rahayu bin Bejo adalah penistaan agama karena dalam prosesinya menggunakan syariat Islam. Untuk itu, ia juga mengaku mengadukan video tersebut ke kepolisian.

"Dalam video tampak jelas sekali jika prosesi pernikahan itu menggunakan kalimat-kalimat suci agama Islam," tandasnya.

Sedangkan, Umi Khulsum, perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Gresik yang juga mengadukan Nurhudi ke pimpinan dewan dan Polres Gresik menilai pernikahan tak lazim tersebut akan memberikan contoh buruk bagi generasi muda, karena merupakan penyimpangan seksual.

"Pernikahan ini masuk dalam kategori zoophilia, atau penyimpangan seksual yang dilakukan dengan binatang. Bayangkan jika anak-anak melihat Dan kemudian meniru video ini," ujar Umi seraya menunjukkan tanda terima dari kepolisian terkait berkas pengaduan yang ia kirim.

Seperti diberitakan sebelumnya, viral video pernikahan manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat "Ki Ageng" Desa Jogodalu, Kec. Benjeng, Kab. Gresik milik Nurhudi. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik sebelumnya juga telah menilai pernikahan manusia dan kambing menggunakan syariat Islam adalah penistaan agama.

Sementara itu, tiga pimpinan dewan, masing-masing Ketua Much Abdul Qodir dan dua Wakil Ketua Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan menyampaikan, jika Rabu hari ini mereka telah menerima tiga pengaduan dari masyarakat terkait viralnya video pernikahan nyeleneh dan melibatkan anggota DPRD Gresik itu. 

"BK (Badan Kehormatan, Red) ada di bawah koordinasi saya sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik. Nah karena Ketua BK-nya adalah Bapak Nasir sekaligus yang diadukan, maka pengaduan ini akan saya tangani langsung," ucap Wakil Ketua Dewan Mujid Riduan usai mengikuti pertemuan dengan perwakilan masyarakat di ruang rapat paripurna, Rabu (8/6). grs

Berita Terbaru

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melalui upaya pengurangan…

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam membuka akses permodalan bagi petani milenial di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun…