Cara Kalahkan Yordania, Pertahanan Rapat dan Serangan Balik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M. Khadaffi Wartawan Surabaya Pagi
Raditya M. Khadaffi Wartawan Surabaya Pagi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Timnas Indonesia punya peluang untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia 2023 mendatang. Pasalnya, setelah bisa memenangkan laga Kuwait, tim asuhan Shin Tae-yong ini kepercayaan dirinya mulai bangkit.

Nah, dari sini, saya yakin, bila Marc Klok Dkk ini bisa mengalahkan Yordania. Kenapa? Berikut tiga alasan kuat mengapa Timnas Indonesia bakal mampu mempermalukan Yordania di laga kedua Grup A babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.

Akan tetapi, lawannya kali ini bukan tim sembarangan karena menjadi yang paling kuat di Grup A. Yordania merupakan tim yang memiliki ranking FIFA paling baik yaitu di urutan ke-91 dunia. Sementara Indonesia saat ini peringkat 158.

Tetapi, bila pola permainan Timnas Indonesia bisa tersaji saat melawan Kuwait, saya yakin minimal bisa mengimbangi Yordania.

Pasalnya, kini Timnas Indonesia memiliki pelatih berkelas seperti Shin Tae-yong. Kemenangan atas Kuwait bisa dibilang terjadi karena para pemain menjalankan strategi dengan benar.

Di laga itu, Shin Tae-yong menerapkan strategi bertahan. Ia langsung memasang lima bek dalam formasi 5-4-1 dan mengincar sisi lemah Kuwait dengan skema serangan balik. Selain itu, sejak awal pertandingan, Shin Tae-yong juga menggunakan false nine.

Penggunaan false nine ini cukup jitu, karena peran Stefano Lilipaly, bisa berfungsi sebagai second striker dan bahkan bergantian dengan Irfan Jaya.

Besok, apabila Fano, sapaan Lilipaly bisa diduetkan bersama Sadil dan Witan Sulaeman yang diturunkan sejak menit awal. Serangan balik Indonesia bisa cukup mematikan.

Selain itu, yakni yang menjadi evaluasi STY, adalah pertahanan. Bila melihat cara Vietnam menahan imbang Yordania dan cara Australia mengalahkan Yordania dua kali. Ada cara kelemahan yang bisa ditembus.

Yakni merusak cara permainan Yordania melalui pertahanan rapat dan terorganisir kemudian bermain serangan balik.

Salah satu yang cukup bisa memanfaatkan yakni saat Vietnam bisa menahan imbang 1-1 pada laga babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Vietnam bisa mencuri gol melalui serangan balik.

Nah, bila strategi STY bisa diterapkan, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa mengalahkan Yordania. Atau minimal menahan imbang Yordania. Ini taktik STY yang harus dijalankan pemain Indonesia.

 

***

 

Bahkan kehebatan taktik ini hal juga diakui oleh pelatih Timnas Yordania, Adnan Hamad. Ia baru saja mengakui kalau permainan Timnas Indonesia sangat terorganisir, sehingga skuatnya harus bermain dengan keras agar bisa memenangkan laga.

"Ini (Timnas Indonesia) adalah tim yang terorganisir dan kami harus memberikan level permainan terbaik untuk meraih kemenangan demi maju ke puncak klasemen," ujar Adnan Hamad dilansir dari laman resmi Federasi Sepakbola Yordania.

Kemenangan atas Kuwait juga membuat motivasi para pemain Timnas Indonesia bertambah. Elkan Baggott dkk tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali membuat kejutan.

Bila menang, pasukan Shin Tae-yong akan bertengger di posisi puncak klasemen Grup A dan punya peluang besar lolos ke putaran final Piala Asia 2023 sebagai juara grup.

Setelah laga melawan Kuwait beberapa hari lalu, Shin Tae-yong sempat mengungkapkan kalau kemenangan bisa terjadi bila para pemain mau bekerja keras hingga pertandingan selesai.

"Saya yakin kemenangan bisa datang tergantung seberapa besar para pemain berjuang di lapangan," ujar Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.

 

***

 

Alasan terakhir Timnas Indonesia bakal memenangkan laga melawan Yordania karena tim lawan diprediksi bermain pincang. Menurut laporan dari berbagai sumber, mereka kemungkinan tidak akan diperkuat Mousa Al-Tamari.

Winger berusia 25 tahun ini mengalami cedera otot di kaki kirinya dan sempat harus meninggalkan stadion dengan berjalan terpincang-pincang.

Situasi ini tentu membuat Timnas Indonesia mendapat keuntungan besar, apalagi Mousa Al-Tamari merupakan pemain sangat vital di skuat Yordania.

Ia menjadi satu-satunya pemain asuhan Adnan Hamad yang kini berkarier di Eropa. Mousa Al-Tamari kini tercatat sebagai pemain klub kasta tertinggi Liga Belgia, OH Leuven.

 

***

 

Nah, pada laga melawan Yordania Minggu dini hari nanti, menjadi laga bak ‘ujian terakhir’ Timnas Indonesia untuk lolos dan memantaskan diri tampil sebagai salah satu peserta Piala Asia 2023.

Yordania seakan menjadi ujian terakhir, karena di laga pamungkas nanti skuat Garuda akan bersua Nepal, yang di atas kertas bisa dikalahkan.

Usai menghadapi rintangan Kuwait di laga perdana dengan kemenangan, Timnas Indonesia minimal harus terhindar dari kekalahan di laga kedua kontra Yordania.

Hasil imbang akan membuat langkah Timnas Indonesia merebut satu tiket ke Piala Asia 2023 terbuka lebar, dengan catatan bisa menang atas Nepal di laga terakhir, dan Yordania menang atas Kuwait.

Namun jika Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan atas Yordania, bisa dipastikan satu kaki skuat Garuda sudah berada di putaran final Piala Asia 2023.

Di laga nanti, baik Timnas Indonesia dan Yordania akan menurunkan komposisi terbaiknya guna meraih kemenangan dan menggenggam tiket ke putaran final.

Selain itu, kemenangan di laga nanti membuat salah satu dari Timnas Indonesia dan Yordania memastikan posisi sebagai juara grup A.

Bagaimana peluangnya? Kita lihat saja semangat dan kerja keras Marc Klok Dkk menghadapi Yordania Minggu dini hari nanti. Kita berdoa memberi dukungan kepada timnas Indonesia agar bisa memberikan hasil yang maksimal. Amin. ([email protected])

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…