Lapas Klas IIB Blitar Lakukan Razia Dadakan di Ruang Tahanan, untuk Cegah Peredaran Narkoba dan Alat-alat yang Membahayakan WBP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Razia dadakan di ruang tahanan lapas Blitar. SP/Hadi Lestariono 
Razia dadakan di ruang tahanan lapas Blitar. SP/Hadi Lestariono 

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lapas Klas IIB Blitar tidak ingin narapidana atau WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) melakukan tindakan penyalahgunaan benda benda berbahaya termasuk penyalahgunaan atau menyimpan narkoba ataupun obat obatan terlarang. 

Untuk itu Lapas Kelas IIB Blitar lakukan razia secara mendadak di 3 kamar tahanan pada Kamis (16/6) pagi sekitar pukul 07.00 yang dipimpin langsung Plt. Kalapas IIB Blitar Tatang Suherman didampingi Kepala Satuan Pengamanan Bambang Setiyawan bersama seluruh petugas lapas.

"Berdasarkan perintah Dirjenpas hari ini (Kamis 16 Juni 2022) dalam pemberantasan narkoba ataupun benda benda lainya  dalam Lapas Blitar, hari ini kita lakukan razia mendadak bersama seluruh petugas melakukan penggeledahan (Razia) pada 3 kamar yakni blok B dua kamar dan 1 kamar hunian WBP khusus perempuan," kata Tatang Suherman pada wartawan.

 

Dan dalam razia yang diawali pukul 07.05 sampai pukul 09.00 petugas menemukan belasan paku ukuran kecil, 6 kartu remi dan 3 botol kecil kosong bekas minyak wangi, dan alat potong kuku, sebuah sikat gigi, jepitan baju, dan tali jemuran sepanjang 1 meter. Oleh petugas benda benda tersebut diamankan. 

Menurut pria asal Bandung ini, karena sesuai tata tertib lapas, untuk WBP dengan tegas dilarang menyimpan benda benda yang dimungkinkan untuk mencelakai dirinya maupun sesama penghuni kamar, apalagi jenis narkoba maupun obat obatan terlarang.

Tampak puluhan petugas melakukan pemeriksaan di setiap ruangan dengan teliti termasuk loker penyimpanan baju milik WBP bahkan setiap sudut yang penuh tumpukan baju baju milik para WBP  tak luput dirazia petugas, sementara para WBP penghuni menunggu di luar ruangan.

 

"Alhamdulillah kali ini kategori ringan, karena tidak ada indikator  penggunaan ponsel (Hp) apalagi menyimpan barang barang yang membahayakan apalagi termasuk penyimpanan narkoba atau obat obatan terlarang di dalam ruangan (Lapas). Meski termasuk ringan untuk sejumlah benda yang ditemukan dari kamar narapidana itu disita untuk selanjutnya dimusnahkan, hal itu sesuai peraturan tegas tata tertib lapas, dan seluruh narapidana dilarang untuk menyimpan benda benda tersebut, apalagi jenis narkoba, hal ini berdasarkan perintah Dirjenpas terkait deteksi dini dan pemberantasan narkoba di dalam Lapas, juga pemeriksaan maupun pengawasan terus di lakukan, sehingga seluruh WBP rasa aman dan tidak terindikasi kasus penyalahgunaan narkoba, kita ketat pengawasan untuk pengiriman dari pihak luar  (keluarga WBP) kepada penghuni lapas," pungkas Tatang Suherman. Les

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…