Over Kapasitas, 9 WBP Lapas Kelas II Blitar Ditransfer ke Lapas Porong dan Lapas Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kesembilan WBP Lapas Kelas II B Blitar yang dipindah di dua Lapas. SP/Lestariono
Kesembilan WBP Lapas Kelas II B Blitar yang dipindah di dua Lapas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Guna sedikit kurangi kepadatan penghuni di Lapas Kelas II B Blitar, maka ada sembilan WBP dipindahkan di dua lapas masing masing di Lapas Kelas satu Sidoarjo (Porong) dan Lapas Jombang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Blitar Bambang Setiawan pada wartawan. Menurut pria bertubuh besar ini, pemindahan ke sembilan WBP tersebut pada Selasa (28/3) sekitar pukul 10.00. Menurutnya pemindahan warga binaan itu guna mengatasi over kapasitas di Lapas Blitar yang mencapai 300% penghuni.

"Pemindahan ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan ruang yang cukup bagi setiap warga binaan dalam rangka optimalisasi pembinaan, sekaligus antisipasi rasa aman dan kenyamanan bagi WBP, sekaligus juga tentang kesehatan bagi WBP," kata Mas Bamabang panggilan akrabnya pada wartawan pada Kamis (30/3) pukul 09.00 WIB.

Untuk itu Bambang menyampaikan dengan pemindahan ini pihaknya berharap, dapat semakin efektif dalam memberikan pembinaan kepada seluruh warga binaan dan membantu mereka untuk memperbaiki diri baik moral perilaku termasuk bimbingan rohani, seiring bulan puasa yang penuh berkah ini.

Selain itu pihaknya juga meminta dukungan dari masyarakat untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap program-program pembinaan yang dilaksanakan oleh Lapas Blitar.

Untuk diketahui penghuni Lapas Kelas IIB Blitar sebanyak 535 orang WBP, menurutnya idealnya adalah 130 sampai 135 penghuni, sehingga over kapasitas capai 300%, untuk ke sembilan WBP yang di bantar di dua Lapas Porong yaitu 5 WBP dan 4 WBP dipindah ke Lapas Jombang.

 

"Ke sembilan WBP yang dipindah bervariasi pidananya ada yang napi narkoba dan napi kejahatan lainya yang rata rata jalani masa hukuman minimal 4 tahun," pungkas Bambang Setiawan. Les

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…