3 Emak-emak dan 2 Pria Harus Jalani Hari Tuanya Dibalik Jeruji Besi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kelima komplotan emak emak dan dua pria saat diamankan di Polsek Kesambèn, kini ke 5 nya ditahan di Polres Blitar. SP/Hadi Lestariono
Kelima komplotan emak emak dan dua pria saat diamankan di Polsek Kesambèn, kini ke 5 nya ditahan di Polres Blitar. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar berhasil menangkap komplotan  spesialis pencurian barang-barang di toko dan supermarket yang sudah malang melintang di beberapa daerah. Mirisnya, komplotan tersebut terdiri dari 3 emak-emak dan dua pria yang rata rata usianya di atas 50 tahun.

Modus kelima pelaku ini dengan memakai celana kolor agar bisa memasukkan barang saat beraksi, termasuk di daerah daerah sasaran mereka. Rupanya gerakan mereka harus berhenti di wilayah hukum Polres Blitar, setelah ditangkap oleh Anggota Polsek Kesamben atas laporan korban pemilik toko pada tanggal 15 Juni 2022 siang.

Lima pelaku yang terdiri dari dua pria dan tiga perempuan itu tertangkap, Rabu (15/6) lalu, sebelumnya menjarah toko milik Suyanto (55) warga Desa Sukosewu Kec Gandusari Kabupaten Blitar.

Menurut Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono tertangkapnya komplotan tersebut setelah pemilik toko melihat CCTV di tokonya, dengan gamblang para pelaku memasukan hasil curiannya ke dalam pakaian pelaku.

“Oleh pemilik toko komplotan tersebut dikejar dan tertangkap di wilayah Polsek Kesamben," kata Iptu Udhiyono seizin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Dalam hasil pemeriksaan oleh petugas ternyata mereka merupakan komplotan yang sudah lama malang melintang di Jakarta dengan aksi kejahatan serupa. Mereka dari lima kota yang berbeda namun kompak melakukan kejahatan dengan mengutil karena bertemu di Jakarta.

Untuk kelima pelaku tersebut tidak satu kampung, yakni Sulkan, warga Lingkungan Keputran Panjunan, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya yang merupakan ketua kelompok, lalu Mujianto, seorang sopir asal Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Untuk tiga pelaku perempuan adalah Yumi Legiasih (56), warga Kecamatan Kedamean, Gresik, Markamah (52) warga Krajan, Kecamatan Parengan, Tuban; dan Alifah (56), warga Desa Prokimal, Kecamatan Lekok, Pasuruan.

"Pengakuannya mereka mengaku selain di Blitar mereka juga beraksi di Jakarta dan selalu bersama, bahkan lupa berapa kali karena mungkin saking banyaknya," tambah Iptu Udiyono mendampingi Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Puspitasari pada Jumat (17/6).

Modus mereka, pelaku emak emak selain menggunakan jarik (kebaya) emak emak ini juga mengenakan (rangkapan)  celana kolor guna sembunyikan hasil jarahannya dan sasarannya adalah toko-toko utamanya toko pakaian. Les

Berita Terbaru

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati Runner Up dalam…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia…

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…