AH. Thony Dorong Pemkot Surabaya Kembangkan RPH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya terus melakukan inovasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya. Selain penyedia pemotongan hewan, RPH juga mengembangkan pengolahan dan pengemasan daging segar. 

Ditangan kepemimpinan Fajar Arifianto Daging tak hanya dipotong saja, namun dibentuk ke beberapa jenis. Seperti slice, cincang, hingga cube. Bahkan, kini daging juga diolah menjadi pentol dan abon. Sejauh ini RPH berhasil memperluas pasar untuk produk olahan daging. Salah satunya, ribuan pentol yang dikirim ke Papua.

Penanggung Jawab Usaha RPH Surabaya, Harianto mengatakan daging dari RPH Surabaya dijual ke masyarakat dengan packaging yang sudah di sterilisasi dan kualitas terjamin. Beberapa rumah sakit di Surabaya dan Gresik juga memercayakan stok daging pada RPH Surabaya untuk menu makanan pasien. 

Harianto mengatakan bahwa harga daging dan olahan dari RPH Surabaya lebih murah dibanding di Supermarket. Namun, sedikit lebih mahal daripada yang dijual di pasar. Sebab, RPH membutuhkan proses yang lebih panjang untuk menghasilkan daging berkualitas yang terjaga kebersihannya. Termasuk menyimpannya dalam cold storage yang bersuhu -20 celcius dan bisa mematikan bakteri. 

Dengan invoasi dan upaya mengembangan RPH, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony menilai bahwa harus ada campur tangan Pemkot untuk mendorong produksi di RPH Surabaya meningkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Menurutnya, harus ada penambahan sarana prasarana. Seperti mesin potong, mesin olah, atau lainnya. Hal itu untuk meningkatkan jaminan mutu dan menambah keuntungan RPH.

“Proses screening dan quality control disini sudah bagus. Hanya saja, RPH bukan sekadar perusahaan daerah dengan orientasi bisnis, namun juga sebagai penyedia kebutuhan daging masyarakat. Perlu adanya support system yang baik dalam segi pendistribusian juga,” ujarnya. 

Thony juga menyoroti wacana Pemkot Surabaya yang akan merelokasi RPH dari jalan Pegirian ke daerah Banjar Sugihan, Tandes. Relokasi itu dilakukan sebagai upaya revitalisasi kawasan wisata religi Sunan Ampel. RPH di Pegirian nantinya tidak dibongkar. Sebaliknya, cagar budaya itu bakal ditata untuk kepentingan wisata dan dimanfaatkan untuk parkir serta museum. 

Terkait relokasi tersebut, Thony mendorong Pemkot untuk membuat perusahaan daerah tersebut makin berkembang. Layanan harus diperluas. Tidak hanya melayani pemotongan sapi, kerbau, dan babi. Namun juga melayani jasa pemotongan ayam.

“Intinya, relokasi tersebut tak sekadar pemindahan tempat saja. Tapi juga harus disertai dengan upaya pengembangan. Semoga ini diperhatikan oleh Pemkot. Jangan sampai RPH Surabaya hanya menjadi warisan masa lalu saja,” pungkas Thony. Alq

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP)…