Pemkot Surabaya Fasilitasi Modal untuk Tokel MBR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Business Development Manager Komunal, Natanael Edwin Suprapto . SP/ALQ
Business Development Manager Komunal, Natanael Edwin Suprapto . SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) berkolaborasi dengan perusahaan fintech Komunal, untuk memberikan bantuan pinjaman modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Toko Kelontong (Tokel). Bukan hanya bantuan pinjaman modal, tetapi juga memberikan pendampingan setiap hari.  

Perusahaan fintech asal Kota Surabaya itu memberikan bantuan modal usaha berupa bahan komoditi seperti telur, beras dan daging ayam, kemudian dijual kembali oleh pelaku UMKM dan Tokel sesuai dengan harga di pasaran. 
 
"Jadi kami beri bantuan pinjaman modal, namun tidak berupa dana, tetapi berupa barang siap jual. Bahkan kami juga sediakan lemari pendinginnya, sehingga UMKM dan Tokel sudah tidak lagi bingung mencari supliernya," kata Business Development Manager Komunal, Natanael Edwin Suprapto di Kantor Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. 
 
Edwin menjelaskan, tim pendamping Komunal itu nantinya akan melakukan menyampaikan berbagai materi, diantaranya adalah bagaimana cara menjual yang efektif dan sesuai dengan pangsa pasar, selain itu pendampingan menjual dagangannya melalui platform digital (online).  
 
"Misal ayam yang kami suplai mau dijual menjadi menu ayam geprek, nanti kita bantu bagaimana penjualannya, kami link-kan ke platform - platform online. Nanti, UMKM atau Tokel yang menjual itu, kami tidak mematok harga, harus dijual kembali dengan nominal berapa saja, bebas," ujarnya.  
 
Saat sosialisasi di Kantor Kelurahan Putat Jaya ke pelaku UMKM dan Tokel, Edwin menyampaikan, program bernama Jawara Komunal itu diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). "Fokus kami adalah kepada MBR yang sudah memiliki UMKM atau Tokel, namun kesulitan mendapatkan modal. Karena kami bukan sekadar sosialisasi namun juga pemberdayaan," sebutnya.  
 
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Devie Afrianto menyebutkan, dalam sosialisasi ini Komunal bekerjasama dengan pemkot untuk memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM atau Tokel MBR yang sudah membuka usaha, namun kesulitan mencari modal. Devie mengatakan, kolaborasi yang disuguhkan oleh Komunal kali ini sangat tepat jika diterapkan kepada warga MBR.  
 
"Misinya Pak Wali kan mengentaskan kemiskinan, nah untuk menggerakkan warga MBR ini butuh skema khusus agar ekonomi terus berputar. Sedangkan skema yang ditawarkan oleh Komunal sangat pas," kata Devie.  
 
Dalam sosialisasi ini, Dinkopdag Surabaya menggaet  50 pelaku Tokel di dua kecamatan, yakni Sawahan dan Wonokromo. Setelah itu, pada awal Juli 2022, para pelaku Tokel sudah diberi bantuan modal mulai bergerak menjajakan dagangannya masing - masing.  
 
"Sebetulnya target kami itu 300an pelaku Tokel MBR yang masuk kedalam klasifikasi e-Peken, nah yang 50 dari dua kecamatan itu, kami jadikan pilot project-nya," ujar Devie.  
 
Di lokasi berbeda, Camat Sawahan Kota Surabaya, M Yunus menyambut baik adanya kolaborasi antara Komunal dengan Tokel MBR yang ada di wilayah kerjanya. Menurutnya, itu adalah langkah tepat untuk mensejahterakan warga Surabaya, khususnya di Kecamatan Sawahan. 
 
"Ini adalah langkah konkrit Pemkot Surabaya agar pendapatan Tokel khususnya MBR bisa meningkat, selama itu baik untuk warga, wajib kita sukseskan," ucap Yunus.  
 
Sosialisasi dan memfasilitasi UMKM atau Tokel di wilayah Kecamatan Sawahan, menurut dia bukan hanya sekali ini saja, akan tetapi sudah beberapa kali dilakukan oleh Dinkopdag Surabaya. Seperti halnya memudahkan pelaku Tokel dan UMKM mengurus NIB yang dilakukan secara berkelanjutan. 
 
"Beberapa bulan lalu saja totalnya mencapai 100 lebih Tokel yang sudah mengurus NIB dan kami bantu, saya rasa sekarang sudah lebih dari itu jumlahnya," pungkasnya. Alq
Tag :

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…