Kurir Sabu 4,5 Kg Jaringan Antar Pulau Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pepen supendi mendengarkan dakwaan JPU di PN Surabaya. SP/Budi Mulyono
Pepen supendi mendengarkan dakwaan JPU di PN Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peredaran narkotika terutama jenis sabu semakin merajalela. Meski diancam dengan hukuman berat, hal itu tak menyurutkan niat para pelakunya. Seperti yang dilakukan oleh Pepen Supendi, warga Jampang Tengah Sukabumi, Jawa Barat. Pria 40 tahun itu menjadi perantara narkotika sabu seberat 4,5 kilogram. 

Atas perbuatannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan menyeret terdakwa ke persidangan untuk diadili. Jaksa Kejaksaan Negeri Surabaya itu mendakwanya dengan pasal 114 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam surat dakwaannya, JPU Suparlan menjelaskan bahwa perbuatan terdakwa Pepen Supendi dilakukan pada Selasa (8/3 sekira pukul 14.00. Saat itu, terdakwa dihubungi Arif (DPO) agar berangkat ke Pekanbaru. Lalu, terdakwa menerima uang melalui transfer sebesar Rp 4 juta untuk biaya operasionalnya. 

Sesampainya di Pekanbaru, terdakwa kemudian mengambil sabu yang dikemas dalam 6 bungkus teh Cina yang berada di selokan di daerah Arengka. Selain mengambil barang haram tersebut, Arif menyuruh terdakwa untuk mengedarkannya. 

Selang tiga hari kemudian aksi terdakwa tercium oleh petugas kepolisian Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dimana saat itu juga, dilakukan penangkapan terhadap terdakwa saat berada di pintu tol Cikupa.

"Bahwa pada Jumat (11/3), sekira pukul 16.30 WIB, polisi melakukan penangkapan saat terdakwa sedang sendirian di pintu tol Cikupa," kata JPU Suparlan saat membacakan dakwaannya di ruang Tirta l, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (4/7).

Saat dilakukan penggeledahan, sambung Suparlan, ditemukan barang bukti berupa 6 bungkus plastik teh Cina Guanyinwang yang berisi sabu masing-masing seberat 1052 gram, 1053 gram, 1030 gram, 1035 gram, 212 gram dan 533 gram beserta pembungkusnya di dalam tas ransel.

"Selain itu ditemukan satu HP yang digunakan terdakwa untuk berkomunikasi terkait peredaran narkoba," imbuh JPU. 

Terhadap dakwaan JPU, terdakwa Pepen yang didampingi pengacaranya, Syamsul Arifin tidak keberatan. "Mohon dilanjutkan ke pemeriksaan saksi yang mulia," ujar Syamsul kepada Ketua Majelis Hakim Khusaeni. nbd

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…