17 Ribu Lokasi Pemotongan Hewan Kurban, Diawasi Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, menyerahkan sapi kurban,  Minggu (10/7). Foto SP/Qomar
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, menyerahkan sapi kurban,  Minggu (10/7). Foto SP/Qomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perayaan Idul Adha 1443 H pada Minggu (10/7/2022), bertepatan dengan kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jatim.

Untuk menekan penyebaran penyakit ini, pemerintah telah melakukan berbagai cara, salah satunya dengan suntik vaksin. Selain itu, sejumlah daerah juga menerbitkan regulasi khusus pemotongan hewan.

Pemerintah Provinsi Jatim sendiri, dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban telah menerima laporan sebanyak 17 ribu titik sebagai lokasi pemotongan hewan kurban di seluruh provinsi.

Data itu disampaikan Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak usai mengikuti Shalat Idul Adha 1443 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (10/07/2022).

"Laporan tersebut yang sudah didaftarkan ke Dinas Peternakan yang bukan rumah potong hewan (RPH)," katanya.

Bahkan, kata dia, diperkirakan pendaftar akan terus bertambah karena pemotongan hewan kurban diperbolehkan secara Islam selama Hari Tasyrik atau hingga tiga hari setelah Idul Adha.

"Informasinya, hari ini bertambah lagi 2.000 titik dan sudah terpantau. Pesan kami, patuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh petugas berwenang," ucap Wakil Gubernur Jatim tersebut.

Ia juga memastikan bahwa paramedik atau veteriner mengawasi lebih dari satu titik dan telah bekerja keras untuk memastikan hewan kurban dipotong dalam keadaan sehat atau tidak terjangkit PMK.

Petugas, lanjut Emil Dardak, rutin melakukan pemeriksaan pra atau antemortem sebelum dilakukan pemotongan hewan kurban di berbagai titik.

Karena itulah, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut meminta masyarakat tidak ragu untuk berkurban pada momentum Idul Adha tahun ini.

"Kami sangat mengapresiasi kerja keras veteriner maupun paramedik, serta petugas terkait lainnya. Pemeriksaan terus dilakukan dan sudah kami cek di beberapa titik yang menjadi sampel," kata suami Arumi Bacshin tersebut.

"Masyarakat mohon dipatuhi peraturan yang berlaku. Pastikan tempat-tempat yang memotong hewan ini sudah dilakukan pendataan serta pemeriksaan untuk kesehatan hewan, baik antemortem (sebelum dipotong) dan postmortem (setelah dipotong)," tutur dia menambahkan.

Di sisi lain, Plt Gubernur telah meninjau beberapa lokasi yang menjadi titik berkumpulnya hewan kurban sebelum didistribusikan, salah satunya di Islamic Center Surabaya.

Di lokasi tersebut, seluruh hewan kurban yang masuk dan keluar harus melalui prosedur ketat sebagai upaya pencegahan PMK, seperti pemeriksaan kesehatan hewan hingga penyemprotan disinfektan.

Selain itu, mantan Bupati Trenggalek tersebut juga meninjau lokasi RPH Pegirian Surabaya untuk memastikan prosedur pemotongan hewan kurban berjalan lancar.

 

Vaksinasi

Sementara itu, sejak jauh-jauh hari, Pemerintah Kota Surabaya mengoptimalkan vaksinasi hewan ternak sebagai upaya mengantisipasi dan pencegahan PMK menjelang Hari Raya Idul Adha. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) daerah ini terus memantau perkembangan vaksin PMK agar segera cepat didistribusikan kepada peternak.

"Ini untuk mengantisipasi perkembangan PMK yang semakin berbahaya dan dapat merugikan peternak," kata Armuji, Minggu  (3/7/2022) lalu.

Armuji mengimbau kepada peternak untuk beberapa saat ini tidak melakukan kunjungan ke tetangga yang juga peternak. "Sementara ini jangan dulu ke sesama peternak biar tidak menularkan PMK dari hewan satu ke hewan lainnya," kata dia.

Menurut dia, antarpeternak juga tidak mengetahui apakah hewan yang dimilikinya terkena virus PMK atau tidak. Apalagi, penularan PMK ini sangat cepat apabila atribut seperti sepatu, kaos, dan celana yang dipakai tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengaku pihaknya telah menerima 600 dosis vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur pada 24 Juni 2022. Target vaksinasi PMK tahap pertama sebanyak 600 ekor sapi perah dan sapi potong, yang tidak akan disembelih minimal 1 tahun.

"Vaksinasi diberikan untuk ternak sapi, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medik/paramedik veteriner dalam kondisi sehat atau tidak menunjukkan gejala klinis PMK," kata Antiek.

Dia menjelaskan vaksinasi PMK akan diberikan dengan tiga tahap. Yaitu satu bulan setelah vaksinasi pertama dan vaksinasi booster 6 bulan setelah vaksinasi kedua. Vaksin tersebut, diperbolehkan diberikan kepada anak sapi yang telah berusia minimal dua minggu.

"Jadwal pelaksanaan vaksinasi mulai tanggal 24 Juni sampai 7 Juli 2022, di peternakan yang telah memenuhi beberapa persyaratan," kata dia. qom, arf, ana

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…