Kemenkes Siagakan Petugas Sambut Kepulangan Jemaah Haji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Direktorat Jenderal P2P, 
Kementerian Kesehatan RI, dr. Yudhi Pramono, MARS.
Sekretaris Direktorat Jenderal P2P, Kementerian Kesehatan RI, dr. Yudhi Pramono, MARS.

i

SURABAYA PAGI, Jakarta- Jemaah haji yang tiba di tanah air, wajib menjalani pemeriksaan gejala yang berkaitan dengan covid-19. Mulai dari pemeriksaan suhu, serta pemeriksaan lanjutan sesuai ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE)/22/22.

Hal tersebut dikemukanan Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal P2P, Kementerian Kesehatan RI, dr. Yudhi Pramono, MARS. Selain SE tersebut, dr. Yudhi menjelaskan, Kemenkes telah melakukan sejumlah persiapan terkait kepulangan jemaah haji dari Arab Saudi tahun 2022 ini. Mulai dari bandara, asrama hingga sang jemaah haji tiba di rumah masing-masing.

"Kami sudah menyiapkan tim posko kesehatan di Bandara. Kemudian kita juga menyiapkan emergensi apabila ada kasus yang terjadi pada saat tiba di bandara sampai ambulancenya datang," ujar dr. Yudhi dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema "Prokes Kepulangan Jemaah Haji" pada Senin, (11/7/22).

Ketika jemaah haji tiba di asrama, lanjut dr. Yudhi menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan tim petugas kesehatan yang terdiri dari petugas dari kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan dan rumah sakit. Tugasnya, adalah untuk pemeriksaan terhadap jemaah yang baru datang.

"Jadi mereka melakukan screening secara keseluruhan melalui pemeriksaan suhu, kemudian pemeriksaan gejala-gejala lainnya," beber dr. Yudhi. Apabila ditemukan gejala yang menjurus ke covid-19, nantinya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan baik rapid, antigen maupun PCR.

"Apabila nanti hasilnya rapid atau antigen, ini dilakukan isolasi terpusat yang disediakan oleh dinas atau satgas covid-19 di daerah. Namun apabila sedang dan berat, ini akan dirujuk ke rumah sakit yang ditetapkan," tambahnya. Selanjutnya, dr. Yudhi menerangkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan, baik provinsi maupun kabupaten /kota, untuk memantau jemaah haji yang pulang.

"Karena sebelum pulang, pada saat masih di asrama, itu nanti diberikan kartu kewaspadaan yang berisi data-data jemaah haji. Jadi nanti mereka cukup membawa kartu ini ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan ataupun dirujuk ke rumah sakit untuk memantau kesehatan," bebernya.

Lebih lanjut, dr. Yudhi mengungkapkan, perkembangan kasus covid-19 varian BA.4 dan BA.5 di Indonesia meningkat dalam beberapa hari terakhir. Namun ia memastikan, hingga saat ini, situasi dan penanganannya dapat terkendali.

"Dan mayoritas masyarakat Indonesia ini masih memiliki status kekebalan yang baik dan tingginya cakupan vaksinasi lengkap, dosis 1 dan dosis 2 yang saat ini untuk sasaran vaksinasi mencapai 80 persen, termasuk yang booster terus mengalami peningkatan, terakhir sudah mencapai 24,8 persen," pungkasnya.

Catatan Pemerintah melalui kementerian kesehatan sudah menerbitkan regulasi berupa Surat Edaran Nomor 22 tahun 2022 yang mengatur tentang syarat Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Bagi PPLN diwajibkan menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan sebagai syarat memasuki Indonesia. Ia mengatakan aturan ini berlaku juga bagi jemaah haji. PPLN wajib menunjukkan kartu sertifikat dan telah menerima vaksin covid-19 minimal 2 dosis, paling tidak 14 hari sebelum keberangkatan.jk

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…