Selebgram Ungguh Berobat Usus Buntu, Berujung Tudingan Endorsement dari RS di Penang, Malaysia

Menkes Masih Penasaran dengan Keator Fahira Almira

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosok Konten Kreator, Fahira Almira yang viral setelah membagikan pengalaman kesehatan yang dialaminya. Second opinion pemeriksaan usus buntu ke Penang Malaysia disorot.
Sosok Konten Kreator, Fahira Almira yang viral setelah membagikan pengalaman kesehatan yang dialaminya. Second opinion pemeriksaan usus buntu ke Penang Malaysia disorot.

i

SURABAYAPAGI.com - Saat ini, Netizen tengah ramai membandingkan pelayanan kesehatan antara rumah sakit di Indonesia vs luar negeri. Ini berawal dari content creator Fahira Almira yang mengunggah pengalaman berobat usus buntu, lalu berujung tudingan endorsement dari RS di Penang, Malaysia.

Perbedaan diagnosis usus buntu antara tiga rumah sakit di Indonesia dan RS Penang berakhir menjadi spekulasi publik soal dugaan “black campaign” yang dilakukan kreator tersebut. Sebagian kalangan meyakini, konten tersebut merupakan iklan terselubung.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons hal ini dengan mengatakan pihaknya belum melihat dan akan mengecek terlebih dahulu konten video tersebut.

Kokten itu dinilai bisa mencederai citra profesi dokter, unggahan tersebut jadi sorotan banyak pihak.

Salah satunya dari dokter sekaligus pakar Global Health Security, dr Dicky Budiman.

Menurut dr Dicky, perlu ada investigasi lebih lanjut terhadap kasus ini. Kementerian Kesehatan RI, menurutnya perlu mendalami kontroversi ini agar tidak menjatuhkan reputasi dokter Indonesia.

“Saran saya, ya, investigasi resmi dari Kemenkes supaya ada langkah proporsional dan tepat, ya, untuk memverifikasi apakah ini kritik jujur berbasis fakta medis atau kampanye komersial terselebung,” kata dr Dicky, Selasa (11/8/2026).

Ia menambahkan, Kemenkes dapat melakukan verifikasi dengan meminta rekaman medis resmi jika ada keraguan diagnosis. “Saya belum lihat, tapi nanti saya akan catat, nanti aku cari,” ujar Menkes Budi pada wartawan saat ditemui di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Polemik Konten Selebgram Fahira

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara soal polemik konten selebgram Fahira Almira yang membandingkan diagnosis tiga dokter di Indonesia dengan dokter di Malaysia terkait pengakuannya mengidap usus buntu.

Budi menyesalkan narasi yang berkembang karena dinilai berpotensi mendiskreditkan kemampuan dokter Indonesia. Ia menegaskan kompetensi dokter dalam negeri tidak kalah dengan dokter di luar negeri.

“Kalau saya bilang nomor satu, dokter-dokter kita nggak kalah lah sama dokter Indonesia,” kata Budi, Kamis (13/8/2026). Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan media sosial sebagai rujukan untuk memastikan diagnosis penyakit.

“Kalau ada penyakit, bahasannya jangan di sosial media. Kan harus benar-benar dicek di RS, apakah itu benar atau nggak,” ujarnya menanyakan kebenaran informasi yang disebar.

Menurut Budi, pemerintah juga terus melengkapi fasilitas dan peralatan kesehatan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang optimal di dalam negeri. “Dokter-dokter kita nggak kalah dengan yang di luar negeri. Alat-alatnya saja kita lengkappin,” katanya.

Konten Fahira juga disorot karena mencantumkan nama rumah sakit di Penang dan mengajak masyarakat mencari second opinion seperti yang dilakukannya. Menkes menilai promosi dengan cara yang berpotensi menyudutkan layanan kesehatan Indonesia tidak tepat jika memang benar merupakan bagian dari endorsement.

Bandingkan Pelayanan Medis di Indonesia

“ Tidak pantas endorse dilakukan seperti itu,” tegasnya.

Dalam konten yang viral, Fahira mengaku mendapat diagnosis usus buntu dari tiga rumah sakit di Indonesia. Namun, saat memeriksakan diri ke Penang, Malaysia, ia mengaku dinyatakan tidak mengalami usus buntu.

Pengalaman tersebut kemudian dibandingkan dengan pelayanan medis di Indonesia dan memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah pihak mempertanyakan diagnosis dokter Indonesia, sementara tenaga medis menilai kondisi klinis pasien tidak dapat dinilai hanya dari potongan cerita di media sosial.

Sorotan juga muncul terkait dugaan promosi rumah sakit di Penang. Sejumlah warganet bahkan meminta Kemenkes menginvestigasi apakah konten tersebut merupakan pengalaman pribadi atau bagian dari iklan. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai adanya kerja sama komersial atau endorsement antara Fahira dan rumah sakit di Penang.

“Coba @kemenkes_ri @bgsadiki investigasi terkait postingan seperti ini, apakah asli atau memang hanya iklan dari RS di Malaysia. Kalau hanya iklan, seharusnya dari Kementerian bisa memberikan protes dengan negative campaign seperti ini,” komentar salah satu warganet.

“Dibayar berapa endorsenya? How much did you pay for this black campaign?” timpal yang lain. erc/ec

Tag :

Berita Terbaru

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberhentikan sementara Reza Aulia Hakim dari jabatan Direktur Niaga Perseroan mulai 14 Agustus 2…

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tugas tambahan atau pekerjaan rumah (PR) bagi Menteri Usaha Mikro, K…

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Galaxy Z Fold 8 series mencatat rekor preorder tertinggi untuk lini ponsel layar lipat Samsung di Asia Tenggara dan Oseania. Di Indonesia, p…

Rupiah Bergerak Datar Euforia Pasca Rilis MCSI Memudar

Rupiah Bergerak Datar Euforia Pasca Rilis MCSI Memudar

Kamis, 13 Agu 2026 23:14 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, bergerak datar 0 poin atau 0 persen menjadi Rp17.877 per dolar AS d…

PT Pertamina, Buka Internship 2026

PT Pertamina, Buka Internship 2026

Kamis, 13 Agu 2026 23:11 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:11 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Pertamina (Persero) terus berupaya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan membuka akses bagi g…

BOROK-BOROK DITRESKRIMUM TAHAN PEMRED RADITYA DIBEBER DI PERSIDANGAN

BOROK-BOROK DITRESKRIMUM TAHAN PEMRED RADITYA DIBEBER DI PERSIDANGAN

Kamis, 13 Agu 2026 23:07 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kuasa hukum Pemred SP Raditya M Khadaffi, buka borok Ditreskrimum Polda Jatim, dalam kesimpulan Praperadilan di PN Surabaya, Kamis (13/8).…