Kakek Renta Tewas Terbakar di Kebun Tebu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kakek berusia 75 tahun ditemukan meninggal dunia di ladang kebun tebu pada Rabu (13/7)  di Desa Tumpakepuh Kec Bakung Kab Blitar. Ditemukannya korban yang bernama Mbah Boiman warga dusun Kepuh  RT 04/RW 01 desa Tumpakkepuh sekitar pukul 10.00 oleh Supar tetangganya dan disampaikan ke keluarga Korban.

Menurut Kapolsek Bakung Iptu Zaenal Arifin lewat Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono membenarkan penemuan jasad seorang kakèk di ladang tebu atas laporan masyarakat dan keluarga korban ke Polsek Bakung.

"Untuk korban Boiman (75) ditemukan meninggal di ladang kebun tebu desa Tumpakkepuh sekitar pukul 10.30 dan langsung Polsek Bakung dan team Inafis datangi lokasi untuk olah TKP bersama Babinsa Koramil Bakung juga team puskesmas Kec Bakung dan perangkat desa dan pihak kecamatan Bakung," kata Iptu Udhiyono lewat telepon.

Kejadian yang gegerkan desa setempat dan keluarganya awal mula,  sekitar jam 06.00 WIB, korban pergi dari rumah menuju ladang kebun tebu yang jaraknya dari rumah sekira 1 km.

Sekitar jam 10.00 WIB Sutrisno (50) anak korban menerima kabar dari Supar (45) tetangganya, saat menebang tebu di sekitar lokasi kejadian, melihat asap tebal dari ladang milik korban (Mbah Boiman). Atas laporan itu, Sutrisno bersama sama dengan tetangga sekitar menuju  ladang guna mencari mbah Boiman, dan saat ditemukan korban ada di sela sela pohon tebu yang masih terbakar dan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka bakar pada tubuhnya. 

"Kemudian para saksi dan tetangga berusaha mematikan api, setelah api padam korban langsung dibawa ke rumahnya," tambah Iptu Udhiyono.

Sedang TKP (lahan tebu) adalah milik Perum Perhutani yang kesehariannya digarap warga sekitar untuk ditanami tebu.

Dalam olah TKP petugas dan beberapa petugas lainnya termasuk perangkat desa Tumpakepuh, di lokasi TKP tempat korban terbakar ditemukan barang bukti berupa 1 buah korek gas milik korban

 

"Saat petugas mendatangi lokasi, korban sudah ada di rumah duka, sehingga petugas datangi rumah korban, selain melihat kondisi korban juga meminta keterangan saksi saksi dan pihak keluarga," terang Iptu Udhiyono lagi.

Diperoleh keterangan dari keluarga korban, bahwa mbah Boiman mempunyai riwayat  penyakit asma paru-paru dan rutin berobat ke dokter.

"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menuntut kepada pihak manapun dengan membuat surat pernyataan," pungkas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…