Analisis

Dokter Forensik yang akan Jawab Ada Tidaknya Penyiksaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komjen (Purn) Susno Duadji
Komjen (Purn) Susno Duadji

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya ingin sampaikan bahwa yang ngomong (beri keterangan) itu nanti bukan polisi, tapi sidik jari senjata, proyektil, jenis senjata, surat senjata. Saya yakin polisi sudah menyita semua surat senjata.

Saya ingatkan ada tim Labfor yang akan bekerja mengambil sidik jari senjata dan dicocokkan dengan peluru untuk memperoleh bukti pendukung terkait penembakan.

Dalam kasus ini peran dokter forensik penting untuk menjawab luka yang ada pada tubuh Brigadir J.

Keterangan dokter forensik ini yang menjawab selintingan ada tidaknya unsur penyiksaan terhadap korban sebelum kematiannya Brigadir J.

Dokter forensik yang akan mengatakan menjawab luka benda tajam, disayat atau rekorset peluru. Nanti akan terjawab semua.

terkait dengan luka-luka Brigadir J, apa akibat rekorset atau serepetan peluru dalam insiden baku tembak, sementara masih pendapat liar. Belum ada penyataan dokter forensik.

Kemarin itu dibilang rekorset. Iya yang tidak berwenang memberikan penjelasan ke publik. Nantinya siapa yang berwenang ini adalah dokter forensik. Dia akan jawab.

Begitu juga soal jari putus Brigadir J akibat unsur penganiayaan, saya meminta publik bersabar dan biarkan pihak penyidik Polri bekerja dengan profesional guna mengungkap kasus penembakan itu.

Soal jari putus, ada yang menyebut akibat luka tembak. Ini kan kata orang. Tapi kalau kata balistik dan dokter forensik, bisa dibantah.

Menurut saya peristiwa tewasnya Brigadir J di rumah Ferdy Sambo perlu ditangani dengan kehati-hatian yang penuh.

Pasalnya kejadian itu, kata Susno Duadji melibatkan sesama anggota polisi dan terjadi di wilayah rumah seorang petinggi Polri.

Jadi kalau untuk tolak ukur polisi, yang menembak polisi, yang ditembak polisi, dan di rumah polisi, mungkin harus penuh kehati-hatian.

Terkait keluarga Brigadir J yang dilarang membuka peti jenazah, menurut saya Polri harus menjelaskan hal ini kepada masyarakat.

Sementara itu, dirinya menjelaskan bahwa dekoder CCTV yang diambill dari komplek rumah Ferdy Sambo merupakan untuk hal mengenai kepentingan penyidikan.

Informasi terakhir, yang ngambil CCTV itu katanya Reserse. Jadi percayalah masyarakat kalau Reserse yang mengambil, itu pasti tentu dalam rangka penyelidikan dan penyidikan.

Sehingga menurut saya CCTV di rumah Ferdy Sambo rusak saat kejadian adalah salah.

Saya tegaskan reserse nanti yang akan membuka rekaman CCTV tersebut saat di pengadilan.

Insya Allah, nanti mudah-mudahan masih ada rekamannya di CCTV. Masih ada rekaman, terekam sebelum peristiwa, saat peristiwa, dan sesudah peristiwa.

 

(Susno Duadji adalah Mantan Kabareskrim Polri, dalam kanal Youtube 'Polisi oh Polisi', Selasa (19/7/2022).

Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, Pemkab Magetan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Aktif Ayah

Peringati Harganas ke-33, Pemkab Magetan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Aktif Ayah

Selasa, 30 Jun 2026 14:31 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pengendalian Penduduk,…

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blitar Kota Pimpin Bhakti Sosial Bedah Rumah Warga

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blitar Kota Pimpin Bhakti Sosial Bedah Rumah Warga

Selasa, 30 Jun 2026 14:28 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hari Selasa, 30 Juni 2026, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo S.IK M.IK tadi pagi pimpin langsung giat Bhakti Sosial…

Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah, Dipicu Kelangkaan MinyaKita

Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah, Dipicu Kelangkaan MinyaKita

Selasa, 30 Jun 2026 14:18 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melihat fenomena kelangkaan komoditas minyak goreng bersubsidi MinyaKita yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir membuat…

Disorot BPK, Pemkab Mulai Kaji Ulang Anggaran Rp6 Miliar Monumen Reog Ponorogo

Disorot BPK, Pemkab Mulai Kaji Ulang Anggaran Rp6 Miliar Monumen Reog Ponorogo

Selasa, 30 Jun 2026 14:10 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti progres pembangunan Monumen Reog Ponorogo pada tahun 2026 yang memiliki anggaran Rp6 miliar, kini mulai disorot…

Permintaan Obat Flu dan Asma di Ponorogo Melonjak Masuki Musim Bediding

Permintaan Obat Flu dan Asma di Ponorogo Melonjak Masuki Musim Bediding

Selasa, 30 Jun 2026 13:58 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat kondisi cuaca yang lebih dingin atau biasa disebut musim bediding memicu permintaan obat flu, batuk, pilek hingga asma di…

Sambut Hari Jadi, Polres Blitar Beri Penghargaan Kenaikan Pangkat Anggotanya

Sambut Hari Jadi, Polres Blitar Beri Penghargaan Kenaikan Pangkat Anggotanya

Selasa, 30 Jun 2026 13:55 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat bagi personelnya, baik Perwira maupun Bintara, pada Selasa…