3 Tahun Pasca Dikeluarkan Perpres 80, Belum Ada Pembangunan Sedikitpun di Madura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syafiuddin saat menjadi salah satu pembicara di Seminar IKA UTM
Syafiuddin saat menjadi salah satu pembicara di Seminar IKA UTM

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Setelah Ulama Bassra (Badan Silaturrahmi Pesantren Madura) dan para Pengusaha di Tanah Rantau mendorong Pemerintah untuk segera menetapkan pembangunan Indonesia Islamic Science Park.

Kali ini, giliran Anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin yang mendorong pemerintah Pusat untuk segera menentukan lokasi dan kepastian Implementasi Perpres No 80 Tahun 2019.

Sebab, Hingga Tahun ke-Tiga setelah dikeluarkannya Perpres, belum ada tanda-tanda bahwa pembangunan di Madura akan dilakukan.

“Di RDP kemarin sudah kami dorong, kami berharap tidak PHP (pemberi harapan palsu),” Katanya Usai menghadiri Seminar Kebangsaan Dan Kongres Ikatan Alumni Universitas Trunojoyo Madura (IKA UTM) Sabtu (23/07/2022) di Gedung Pertemuan UTM kemarin.

Syafiuddin akan terus mendorong pemerintah pusat melalui rapat dengar pendapat bersama Kementerian PUPR beberapa waktu bahwa pelaksanaan Perpres nomor 80 di Madura ini harus ada kejelasan pembangunan. 

Dia pun mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang melakukan akselerasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk merealisasikan Perpres tersebut diwilayah Gerbang Kertasusilo.

Namun, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengkritisi atas skema pembiayaan di dalam Perpres 80 tersebut. Sebab sumber dana pelaksanaan percepatan pembangunan ini tidak murni dari APBN, melainkan didominasi dari Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Syafiuddin meminta pemerintah pusat untuk merevisi skema pembiayaan yang tertuang dalam Perpres nomor 80 tersebut.

“Jadi jangan sampai (pembiayaan) 80 persen lebih itu dari KPBU, dan 16 persen dari APBN, jadi kami minta diubahlah, kalau pemerintah pusat itu memang beritikad baik, minimal pembiayaannya 50 persen APBN, dan 50 persen KPBU atau mungkin hibah dari provinsi,” ungkapnya.

Menurutnya, jika skema pembiayaan itu direvisi dia yakin pelaksanaan Perpres ini dapat secepat mungkin direalisasikan terutama dalam pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu, reaktivasi Kereta Api Kamal-Sumenep, pembangunan pelabuhan tanjung bulu pandan, serta pembangunan lainnya yang dapat meningkatkan perekonomian di Madura.

Wakil rakyat asal Bangkalan Madura ini memaklumi atas lambatnya realisasi Perpres 80 ini karena adanya wabah Covid-19 selama dua tahun lebih yang melanda Indonesia. Namun Ia berharap pada tahun 2023 nanti pemerintah pusat mulai melakukan aksi nyata pembangunan di Madura.

“Minimal ada stimulus bahwa ini akan dibangun, meskipun itu hanya pondasi tidak masalah, jika ibarat membangun rumah,” imbuhnya. wah

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…