Orok Bayi Laki-laki Dibuang di Pinggir Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sesosok mayat bayi laki laki yang tali pusar (ari arinya) masih melekat ditemukan di pinggir sungai Kalilegi Desa Banjarsari Kec Selorejo Kab Blitar. Sontak penemuan tersebut mengejutkan dua orang pencari batu. Kejadian yang diketahui pukul 13.30 itu langsung dilaporkan ke Polsek Sukorejo Polres Blitar.

Kini mayat bocah jenis kelamin lali-laki itu langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo oleh Petugas Polsek Selorejo guna dilakukan visum. Menurut Kapolsek Selorejo Iptu Eko Sujoko melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono SH, atas laporan dar Pardi (39) warga Desa Pagergunung RT 02 RW 01 Kec Kesamben Kab Blitar dan Rokhim (46) warga dusun Sembung desa Pagergunung Kec Kesamben Kab Blitar.

"Awal ditemukan mayat bocah berjenis laki laki oleh saksi Pardi dan Rokhim  berada di pinggir sungai di Dsn Kalilegi Ds Banjarsari Kec Selorejo Kab Blitar sekitar pukul 13.00 pada Senin (25/7)," kata Iptu Udhiyono.

Setelah menerima laporan anggota Polsek Selorejo bersama Kapolsek Iptu Eko Sujoko datangi TKP bersama Bhabinkamtibmas setelah lakukan olah TKP jasad bocah tanpa baju itu dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi Kab Blitar.

"Posisi jasad bocah berada di tepi sungai berjarak ± 2 (dua) meter dari aliran air sungai dalam keadaan tengkurap, dan tali pusar sepanjang ± 15 cm belum terlepas, saat ditemukan korban menempel diatas batu tertutup kantong kresek warna hitam," tambah Iptu Udhiyono Senin (25/7) pukul 16.00 pada wartawan.

Masih menurut Iptu Udhiyono seijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK menjelaskan, hari Senin (25/7)  sekira jam 07.45 saksi Pardi sedang bekerja di tempat kerjanya (gilingan batu koral) yang berada di atas sungai, sekitar pukul 13.30, saksi turun ke sungai untuk mandi. Pada saat di sungai saksi Pardi mencium bau bangkai, saat dicari asal bau tersebut, ditemukan kantong kresek warna hitam yang menutupi mayat bayi, saat kantong kresek tersebut diambil terdapat mayat bayi di bawah kantong kresek 

"Selanjutnya saksi pak Pardi  naik keatas dan memberitahu saksi Rokhim (tukang tambal ban) untuk sama sama memastikan mayat bayi itu kembali, setelah dinyatakan bahwa mayat tersebut adalah bayi yang sudah meninggal, kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Selorejo,” pungkas Iptu Udhiyono.

Dugaan sementara korban dibuang oleh orang tuanya, kini Polsek Selorejo bersama Satreskrim Polres Blitar melakukan penyelidikan. Les

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…