Mulai Tahun Depan, Badminton Asia Championship Akan Digelar di Dubai

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 28 Jul 2022 10:43 WIB

Mulai Tahun Depan, Badminton Asia Championship Akan Digelar di Dubai

i

Badminton Asia Championship (BAC)

SURABAYAPAGI.COM, Dubai - Kejuaraan bulutangkis terbesar Badminton Asia Championship (BAC) di Asia akan di gelar di Dubai, Uni Emirat Arab untuk pertama kalinya. Konfederasi Bulutangkis Asia (BAC) yang dipimpin Anton Subowo disebut telah menyepakati kerja sama dengan manajemen olahraga dan perusahaan konsultan yang berbasis di Dubai Beyond Boundaries.

Anton Subowo pun menyambut antusias hal tersebut. Menurutnya, digelarnya Kejuaraan Bulu Tangkis Asia di tempat baru akan banyak mengundang antusiasme para penggemar bulu tangkis.

Baca Juga: Indonesia Hanya "Kawinkan" Gelar Runner Up

“Bulu tangkis adalah olahraga paling populer dengan partisipasi dan basis penggemar yang tinggi sepanjang masa,” kata Anton dilansir Inside The Games, Rabu (27/7/2022).

Kedua organisasi tersebut melakukan kesepakatan di Singapura, pada bulan lalu. Maka dengan begitu, Kejuaraan Bulutangkis Asia akan diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab selama 5 tahun beruntun mulai tahun depan hingga 2027.

Hal tersebut disampaikan oleh akun media sosial dari @badmintalk_com.

"Dubai akan menjadi tuan rumah kejuaraan Badminton Asia Championships (BAC) dari tahun 2023 hingga tahun 2027," tulis badmintalk.

Sepanjang sejarah, Kejuaraan Bulu Tangkis Asia hanya digelar di Asia Tenggara, Asia Timur dan Asia Selatan. Kejuaraan Asia kerap digelar di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Kuala Lumpur menjadi tuan rumah pertama ajang tersebut pada edisi 1962.

Sejak 1991, turnamen tersebut diadakan setiap tahun. China menjadi negara yang paling sering menjadi tuan rumah.

Baca Juga: Indonesia Masih Andalkan Pebulutangkis “Lama”

Dengan ditunjuknya Dubai, maka ini akan menjadi edisi perdana Kejuaraan Asia Bulutangkis yang diadakan di negara tersebut sekaligus di Semenanjung Arab.

Sementara itu, dengan diadakannya BAC di Dubai terdapat beberapa informasi yang diketahui. Prize money dikabarkan akan naik dengan hadiah sebesar $1,5 juta dimana sebelumnya hanya sebesar $1,2 juta.

Sathya Menon selaku CEO Blue Ocean Academy turut menerangkan bahwa dirinya bertekad untuk membuat turnamen BAC jadi gelaran termewah. Ia berharap sekitar 75.000 hingga 100.000 orang bakal datang ke Dubai untuk menonton kejuaraan tersebut.

"Kami ingin ini menjadi acara terkaya dan termewah baik bagi para pemain dan juga pengunjung, Yang kami harapkan sekitar 75.000-100.000 orang bepergian untuk menonton kejuaraan,” tutur Sathya Menon.

Baca Juga: Pebulu Tangkis Tunggal Putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito Resmi Melepas Masa Lajang

Basis penggemar dari Asia yang begitu melimpah menjadi alasan diambilnya langkah ini.

"Badminton memiliki basis penggemar 200 juta dari India, 440 juta di China dan 90 juta di Indonesia. Dengan populasi Asia yang besar, kami ingin menyelenggarakan turnamen ini di UEA selama lima tahun ke depan," pungkasnya.

Indonesia sendiri merupakan juara bertahan untuk nomor ganda putra di Badminton Asia Championship. Pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan menjadi juara baru pada tahun ini. Terakhir kali ganda putra juara Asia pada tahun 2009 lewat Markis Kido/Hendra Setiawan. db

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU