LPSK Gemes Tangani Istri Irjen Ferdy

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, bersama make-up artis pribadinya.
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, bersama make-up artis pribadinya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Sampai hari ke-26, peristiwa meninggalnya BrigadirJ di rumah Irjen Ferdy Sambo. Putri Candrawathi , istri Irjen Ferdy Sambo, tidak pernah muncul di publik. Ini yang membuat kuasa hukum keluarga Brigadir J, ingin menyambangi ibu empat anak.

Rabu (3/8/2022) kemarin, malah ada kabar pahit dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu geram soal tarik menarik penanganan istri jenderal bintang dua ini.

Edwin beberkan kegeramannya yaitu soal tim psikolog yang disiapkan dari keluarga Putri Candrawathi. Tim ini telah memberikan tawaran kepada LPSK tentang penggunaan hasil pemeriksaan tim psikolog keluarga atas kondisi Putri Candrawathi. Tim psikolog ini meminta LPSK untuk dapat memberikan assessment perlindungan.

LPSK menolak dan tetap meminta pemeriksaan assessment psikologis kepada Putri Candrawathi, dilakukan secara langsung.

Apalagi, Putri Candrawathi dua kali urung hadir ke kantor LPSK dengan dalih kondisi psikologinya masih terguncang, LPSK akan melakukan penjadwalan ulang.

Bahkan, kemungkinan LPSK akan melakukan pemeriksaan assessment psikologis di rumah pribadi Putri Candrawathi .

 

Simandjuntak Mau Ajak Omong

Terbaru, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak malah ingin bertemu istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo ini. Tujuannya Ia ingin berbicara dengan Putri terkait peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J.

“Saya ingin bicara dengan dia (Putri) supaya jelas apa yang terjadi pada tanggal 8 Juli 2022. Kalau perempuan ngomong sama saya tuh biasanya nyaman untuk mencurahkan isi hatinya, karena saya orangnya sabar mendengar,” ungkap Kamaruddin saat diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta dikutip pada Rabu (3/8/2022).

Kamaruddin berjanji akan memberikan perlindungan hukum kepada Putri jika mau menceritakan kejadian yang sebenarnya. Sebab Kamaruddin menilai Putri merupakan saksi kunci kematian Brigadir J.

“Jadi saya tertarik untuk bertemu dengan Ibu Putri supaya tahu dan mengurangi terlalu banyak misalnya misteri-misteri yang tidak terungkap. Saya menawarkan diri untuk bertemu Ibu Putri. Saya berjanji akan melindungi beliau secara hukum. Kalau berkenan ya,” kata Kamaruddin.

“Supaya cepat terungkap perkara ini dan tidak membebani institusi Polri. Kan kasihan Polri ini jadi terbebani, untuk itu saya mau meringankan beban itu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini Putri belum bisa dimintai keterangan oleh pihak mana pun termasuk kepolisian, Komnas HAM, hingga LPSK. Putri disebut masih trauma dengan kejadian itu. Keterangan dari Putri sebagai saksi kunci amat menentukan proses penyelidikan kasus tersebut.

 

Tak ada Saksi Pelecehan

Apalagi, kata Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik, tidak ada yang menyaksikan dugaan pelecehan seksual secara utuh yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri, istri Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Termasuk dua ajudan Sambo, Bripka Ricky dan Bharada E yang ada di TKP.

Menurut Taufan, pada saat itu, Bripka Ricky dan Bharada E hanya mendengar teriakan dari Putri yang membuat Bharada E langsung turun untuk melihat kondisi di bawah.

"Dugaan pelecehan misalnya. Itu kan Ricky dan Bharada E tidak menyaksikan. Dia hanya mendengar teriakan dari ibu itu. Tidak tahu kenapa teriakan terjadi. Berarti saksi hidup yang ada hanyalah Ibu Putri," ujarnya.

"Jadi, kita tidak bisa mengroscek itu sampai nanti kita menemukan berbagai bahan-bahan lain misalnya digital forensik komunikasi di antara mereka. Tapi sementara dari keterangan yang ada sekarang kita belum bisa menyimpulkan apa sebetulnya peristiwa yang terjadi. Itu problem yang paling krusial," sambungnya.

Sebelumnya, sejumlah ajudan dan ART Irjen Ferdy Sambo datang ke Kantor Komnas HAM. n erc/jk/wt/rmc

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…