Lomba BBGRM Jadi Ciri Khas Bangsa Indonesia yang Harus Dipertahankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kelurahan Karangpilang Surabaya masuk dalam nominasi lomba Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat (BBGRM) Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur 2022. 
 
Kepala Bidang Kemasyarakatan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jatim selaku Ketua BBGRM Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2022, Tri Yuwono mengatakan Kelurahan Karangpilang Surabaya merupakan salah satu dari empat kota yang masuk dalam nominasi lomba BBGRM Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2022.
 
“Empat seleksi tersebut berasal dari beberapa pemerintah kota yang masuk seleksi. Dimulai dari seleksi administrasi yang menghasilkan empat nominasi besar, yakni Kota Blitar, Mojokerto, Madiun, dan Surabaya. Mudah-mudahan Kelurahan Karangpilang ini menjadi juara,” kata Tri Yuwono, Jumat 5 Agustus 2022.
 
Ia menjelaskan bahwa BBGRM Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 memiliki tiga tahapan proses penilaian. Pertama adalah seleksi administrasi, kedua presentasi, dan ketiga tahapan visitasi.
 
Dengan aspek penilaian, terkait pada Bidang Lembaga Kemasyarakatan, Bidang Ekonomi Masyarakat, Bidang Sosial, Budaya, dan Keagamaan, serta Lingkungan Hidup.
 
“Lomba BBGRM merupakan salah satu ciri khas Bangsa Indonesia yang harus terus dipertahankan. Kita selaku elemen yang bertugas untuk menjaga gotong-royong tersebut," ia menerangkan.
 
"Memang dalam implementasinya masih jauh, apalagi di tengah dinamika masyarakat saat ini. Yakni, perkembangan teknologi yang sangat mengganggu harmonisasi,” ia mengungkapkan.
 
Meski demikian, budaya gotong-royong yang telah dipegang selama ini mampu membuktikan bisa menjaga harmonisasi di lingkungan masyarakat. Sebab, gotong-royong memerlukan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat.
 
“Khususnya dalam upaya pembangunan, pemberdayaan, dan pemerintahan. Baik dalam level perencanaan, maupun proses yang harus dijalani bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat,” ia menekankan.res

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…