Tingkatkan SDM Madura, Kadin Jatim Teken Kerjasama dengan Unira

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penandatanganan MoU oleh Adik Dwi Putranto dengan Rektor Universitas Madura (Unira) Pamekasan Faisal Estu Yulianto, Senin (22/8/2022).SP/MIN
Penandatanganan MoU oleh Adik Dwi Putranto dengan Rektor Universitas Madura (Unira) Pamekasan Faisal Estu Yulianto, Senin (22/8/2022).SP/MIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Madura menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur. Hal ini seiring dengan keinginan pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengungkapkan bahwa Madura adalah salah satu wilayah yang masuk dalam proyek percepatan ekonomi di wilayah Jatim sesuai dengan Perpres nomor 80/2019. Untuk itu Madura perlu dipersiapkan dengan matang, termasuk ketersediaan SDM unggul dan berdaya saing.

"Untuk membantu peningkatan SDM di Madura, maka kami telah menjalin kerjasama dengan Universitas Madura atau Unira. Kadin Jatim   bersama Kadin Institute dan juga Kadin Pamekasan, bersama-sama Unira akan melakukan percepatan peningkatan SDM Madura," tegas Adik Dwi Putranto ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Senin (22/8/2022).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Adik Dwi Putranto dengan Rektor Universitas Madura (Unira) Pamekasan Faisal Estu Yulianto. Kerjasama meliputi bidang penyelenggaraan program pendidikan, pelatihan dan magang industri serta pengembangan sumberdaya manusia kompeten.

Lebih lanjut Adik mengatakan, saat ini, industri besar di Madura memang masih tidak banyak, tetapi di Pamekasan potensi industri tembakau cukup besar. Bahkan pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kabupaten Pamekasan di lahan seluas 2,5 hektar.

Selain industri hasil tembakau, Madura juga miliki potensi industri galangan kapal. Saat ini, ada sekitar 4 Industri galangan kapal yang ada di Bangkalan yang sebagian besar bergerak di bidang docking kapal atau perbaikan kapal.

"Selain itu juga ada potensi migas. Semua harus didukung dengan ketersediaan SDM unggul yang kompetitif," tegasnya.

Sementara itu, Rektor Unira Faisal Estu Yulianto mengungkapkan kegembiraannya atas kerjasama yang telah terjalin. "Alhamdulillah MoU sudah ditandatangani dan wajib ada tindak lanjutnya. Dan ini salah satu hal yang kita harapkan karena kadin akan .memberikan masukan yang signifikan kepada Unira dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri," ungkap Faisal.

Salah satu program yang akan dikolaborasikan adalah "Rumah Vokasi".  Rumah Vokasi ini tidak hanya menyangkut mahasiswa Unira tetapi juga tenaga kerja yang ada di Madura, khususnya Pamekasan dan sekitarnya. "Kita berkolaborasi bersama untuk memberikan dan meningkatkan skill dan pengetahuan calon pekerja. Harapan akhirnya adalah terciptanya tenaga kerja yang memenuhi kompetensi industri agar lebih mudah diserap oleh industri," ungkapnya.

Ia menandaskan, Industri di Madura memang tidak seperti di kota lain. Di Madura, keberadaan Industri besar dan menengah bisa dihitung jari, tetapi kerjasama ini nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Sementara yang kita jalani saat ini adalah di dunia konstruksi. Ini sangat kita andalkan karena banyak sekali industri konstruksi yang mewajibkan untuk menerima mahasiswa magang. Dan kerjasama dengan Kadin ini kami berharap Kadin dapat memberikan support dan informasi, ini lho yang dibutuhkan di dunia konstruksi misalnya. Kita yang akan siapkan dengan berkolaborasi dengan Kadin Jatim, Kadin Pamekasan dan Kadin Institute agar kita mampu menelorkan pekerja konstruksi yang handal," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kadin Pamekasan Harisandi Savari juga memberikan dukungan penuh atas kerjasama peningkatan SDM Madura. "Selanjutnya kami tetap menunggu instruksi dari Kadin Jatim apa yang harus kami persiapkan. Dan disisi lain kita akan dorong kajian pembentukan Rumah Vokasi di Pamekasan," tegasnya.

Ia juga membenarkan bahwa yang saat ini sangat dibutuhkan adalah peningkatan SDM konstruksi sehingga Prodi Teknik Sipil menjadi cakupan yang luar biasa untuk dikembangkan di Unira.

"Industri tembakau terus didorong, termasuk juga pariwisata juga akan terus dikembangkan. Tetapi untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah Prodi Sipil yang terkait dengan pembangunan," pungkasnya.min

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…