Bharada E, Dipublikasikan Penembak Jitu, Ternyata Usai Dites, Keahliannya Jelek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini muncul rujukan koordinasi Timsus Polri dengan Komnas HAM. Rujukan ini menyatakan Bharada E pernah diminta latihan menembak dengan Glock-17, pistol yang awalnya disebut ia pakai dalam baku tembak dengan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“(Bharada E) dibawa (penyidik), dicoba suruh menembak,” sebut Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, kemarin.

 

Tak Mahir Amat

Dari hasil tes menembak, Bharada E, ternyata tidak mahir-mahir amat. Nilainya tak jauh beda dengan hasil latihan menembaknya saat menjalani pendidikan di Pusat Pendidikan Korps Brimob Watukosek, Jawa Timur.

“Dicek datanya, ternyata dia seorang murid sekolah yang dulu pelajaran menembaknya jelek. Disuruh (latihan) menembak, (hasil) tembakannya ngawur semua,” kata Taufan.

 

Penembak Nomor Satu

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, mengatakan, Bharada E merupakan penembak nomor satu di resimennya, yakni Resimen Pelopor.

Hal itu, kata Budhi, diketahui berdasarkan penjelasan komandan dari Bharada E. "Sebagai gambaran informasi, kami juga melakukan interogasi terhadap komandan Bharada E,” tuturnya  di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (12/7).

“Bahwa Bharada E ini sebagai pelatih vertical rescue dan di resimen Pelopor-nya dia sebagai tim penembak nomor 1, kelas 1 di resimen pelopor, ini yang kami dapatkan," tuturnya pada wartawan.

 

Untuk Patahkan Rekaan Sambo

Tujuan Timsus Polri mengetes kemampuan menembak Bharada E adalah untuk mematahkan rekaan Ferdy Sambo dan kawan-kawannya. Pasalnya, keterangan awal Bharada E, ikut arahan Sambo tewaskan Brigadir J tewas dengan 5 tembakan . Sebaliknya, 7 tembakan Yosua dari pistol HS-9 yang diarahkan ke Richard, seluruhnya meleset.

“(Penyidik Timsus lalu berkata])‘Nyatanya kamu enggak bisa menembak dengan baik. Kok berani-beraninya mengaku kamu yang menembak (Brigadir J),’” sebut Taufan menceritakan proses pemeriksaan Brigadir E, oleh Timsus.

Bharada E pun terpojok mendengar penilaian ini. Skor menembaknya ternyata buruk. Dan ini fakta tak terbantahkan. Sejak itu, ia perlahan mau membuka peristiwa yang sebenarnya. Apalagi, ia diberi tahu risiko ancaman penjara yang lama jika tak mau jujur. Ia juga dipertemukan dengan orang tuanya.

Usai mengalami pergolakan batin selama hampir sebulan, Richard akhirnya menceritakan kematian tragis Brigadir J di Duren Tiga secara terang-benderang dalam pemeriksaan tanggal 5 dan 6 Agustus.

Dikutip dari fotokita.net, Kamis (25/8/2022), Bharada E, gagal lulus dalam tes kunci yang digelar Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Gagal lulus tes kunci, Bharada E langsung terpojok. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka memperkuat kemampuan akademik serta pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, membiayai bimbingan…

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Musim kemarau panjang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan ekstrem hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang mencatat sejak Januari hingga September 2026, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di…