Tempat Latihan Jadi Kendala, Pencak Silat Surabaya Minta Pemkot Beri Fasilitas Lebih Baik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo Soekartono
Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo Soekartono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memfasilitasi tempat latihan guna meningkatkan prestasi para atlet.

Selama ini Pencak Silat Surabaya ternyata tidak memiliki tempat latihan yang memadahi. Para atlet hanya bisa berlatih di SMP Muhammadiyah 2 dan Univeritas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).

 "Sampai saat ini pretasi atlet-atlet pencak silat Surabaya sangat membangakan dan bisa mengharumkan nama Kota Pahlawan," kata Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo Soekartono, Senin (29/8/2022).

Bambang mengatakan, sampai saat ini pretasi atlet-atlet pencak silat Surabaya sangat membangakan dan bisa mengharumkan nama Kota Pahlawan. Tim pencak silat IPSI Surabaya baru saja keluar sebagai juara umum di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pelajar Jatim di Jember pada 26 Agustus lalu.

Atlet pencak silat Surabaya berhasil meraih kemenangan dengan perolehan 4 emas, 4 perak dan 5 perunggu. Empat emas dihasilkan melalui 2 nomor tanding dan 2 TGR/seni.

"Sebenarnya persiapan ke Kejurprov Pelajar di Jember minim karena semua anggaran secara mandiri, Alhamdulillah bisa juara umum," tambah Bambang.

Bambang Haryo berharap ada dukungan lebih dari Pemkot dan KONI Surabaya. Pasalnya, potensi luar biasa dari pencak silat sudah terlihat. Tujuannya agar prestasi pencak silat terus meningkat lagi dengan dukungan besar dari pemerintah.

"Pemkot Surabaya harus dukung, terlebih seni bela diri, silat merupakan kebudayaan Indonesia. Dan silat bisa jadi unsur pertahanan bangsa ini, khususnya Pemkot Surabaya ini. Pemkot bisa jadikan pencak silat sebagai sumber devisia bagi Surabaya. Jika ditunjukan silat ke turis asing, mereka sangat suka sekali,"ujar Bambang.

Surabaya merupakan kota pesilat atau bela diri dengan raihan juara umum di banyak event. Maka dari itu, Bambang Haryo menyayangkan jika Pemkot Surabaya tidak memberi dukungan atlet-atlet pencak silat.

"Akan betapa takutnya jika akan berbuat onar karena banyak pesilat di Surabaya. Bandingkan, Madiun yang mengkalim sebagai tempat silat tak pernah juara umum. Tapi Madiun bisa jadi kota pesilat. Surabaya termasuk kota pesilat dengan prestasi dunia yang sudah dibuktikan pretasi dunia Sarah dan Amri," tambah Bambang.

Sementara itu, Boyke Santoso selaku Ketua Harian IPSI Surabaya menambahkan, para juara di Kejurprov pelajar di Jember akan disiapkan ke Prapopnas 2022. Sehingga atlet-atlet silat muda akan tampil secara berjenjang disesuaikan levelnya.

"Kami akan terus bina dan tampung bibit-bibit baru silat di Surabaya. Harapannya kedepan Surabaya tidak pernah kekuarangan atlet berkualitas dengan prestasi nasional dan dunia," harap Boyke Santoso.

Boyke Santoso mengaku sudah berkirim surat hingga 4 kali ke Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Surabaya melalui KONI untuk bisa latihan di Gelanggang Remaja. Pasalnya, tempat latihan yang representatif menjadi kendala bagi atlet pencak silat Kota Pahlawan. Namun, belum ada jawaban diperbolehkan hingga saat ini.

"Selama ini atlet (pencak silat) latihan di SMP Muhammadiyah 2 dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Semoga kedepan bisa diberi tempat latihan yang lebih presentatif," tutup Boyke. sb

Berita Terbaru

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …