Dituduh Gelapkan Uang Vulkanisir Ban, Ninda Terancam 4 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ninda Paranita, menjalani sidang agenda saksi dari JPU, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online, Selasa (06/09/2022). SP/Budi Mulyono
Ninda Paranita, menjalani sidang agenda saksi dari JPU, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online, Selasa (06/09/2022). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gara -gara menilep pembayaran jasa vulkanisir ban truk milik perusahaan UD Wira Sukses Mandiri, yang dituduhkan kepada karyawan bagian Administrasinya yaitu Ninda Paranita, kembali disidangkan dengan agenda pemeriksaan para saksi. Sidang dipimpin oleh hakim ketua Sudar, di ruang Garuda 1 PN Surabaya, Selasa (06/09/2022).

Jaksa Diah Ratri Hapsari, menghadirkan lima saksi dipersidangan, yakni,
Saksi Lie Hermawan manager perusahaan, Wira Atmaja pemilik usaha vulkanisir, Sahidan staf kantor, nur Rahmad Efendi dan saksi Mashudi staf kantor.

Saksi Lie Hermawan menerangkan bahwa Ninda adalah karyawanbya di bagian Admin,juga membuat Nota barang keluar dan penagihan menerima pembayaran tunai dari Customer langganan perusahaan dimana terdakwa bekerja.
" Ninda menggandakan faktur/nota dari yang sudah lunas dibuatkan lagi menjadi faktur cara Kridit, saya melihat faktur tersebut menjadi faktur milik orang lain," kata saksi.

Dikatakan saksi bahwa terdakwa telah bekerja selama 4 tahun dan mendapatkan gaji sekitar 3,4 juta perbulan,
" Yang menjadi admin hanya Ninda saja, ada satu lagi admin baru masih training belum saya suruh ngurusi pembayaran, masih baru masuk," jelasnya.
" Saat kita audit internal bulan September 2018 - Oktober 2019, diketahui ada uang setoran sebanyak 125 ban, namun tidak masuk perusahaan, sekitar 64 juta jumlahnya," tambah saksi.

Saksi Lie hermawan juga menerangkan saat mengecek nomer urut faktur Uang jasa vulkanisir ban yang hilang tidak masuk ke perusahaan.Sebanyak 4 customer pelanggan yang dirugikan.

Saksi selanjutnya Wira Atmaja pemilik dari UD.Wira Sukses Mandiri, yang penjelasannya tidak jauh berbeda dengan manager pemasarannya lie Hermawan, mengetahui adanya penggelapan uang perusahaan atas laporan saksi lie Hermawan, sehingga dilakukan audit intern, ditemukan nota ganda, dan hilangnya uang jasa vulkanisir ban, swbnyak 125 ban truk, sebesar Rp 64 juta.

Diketahui antara bulan September 2018 hingga bulan Oktober 2019 , hari Kamis tanggal 24 Oktober 2019 sekira jam 16.00 wib, terdakwa Ninda Paranita yang bekerja di bagian Administrasi perusahaan dengan gaji Rp 3,4 juta, dengan tanggung jawab mencatat keluar masuk barang ban truk, serta menerima pembayaran jasa vulkanisir,
dari customer termasuk menerima uang pembayaran secara tunai oleh customer. Sedangkan UD Wira Sukses Mandiri, jalan Raya Sememi No 55 Surabaya, bergerak dibidang jasa vulkanisir ban truk.

Terdakwa telah melakukan setiap ada pembayaran tunai dari costumer, terdakwa akan membuatkan nota /faktur ganda sebanyak 44 faktur.

Selanjutnya barang beserta nota/ faktur tersebut terdakwa serahkan sendiri ke customer, dan uang pembayaran jasa vulkanisir ban yang telah terdakwa terima secara tunai tidak terdakwa setorkan ke perusahaan.

Dengan perincian :
UD. KARYA LUHUR sebesar Rp.10.082.500,-
UD. DUA PUTRI BAN sebesar Rp. 1.825.000,-
UD. MOROSENENG BAN sebesar Rp. 7.785.000,-
UD. POWER BAN sebesar Rp. 19.745.000,-
UD. POWER BAN sebesar Rp. 14.360.000,-
UD. NURUL HIKMAH sebesar Rp. 10.727.000,-
Dengan total keseluruhan sebesar Rp 64.524.500,-

Oleh terdakwa Ninda Paranita, uang pembayaran di Sri customer tidak disetorkan ke perusahaan, digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Akibat perbuatan terdakwa, UD WIRA SUKSES MANDIRI mengalami kerugian sebesar Rp 64.524.500,-

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 374 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. nbd

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…