Gadis 15 Tahun Digagahi Penjual Pentol Keliling

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kolase pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi. SP/Ari
Kolase pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi. SP/Ari

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasihan sekali nasib yang dialami bunga (15) (nama samaran), warga Tambak Asri itu harus kehilangan kesuciannya akibat direnggut oleh pria yang keseharianya mencari nafkah sebagai penjual pentol keliling.

Kejadian tersebut bermula, saat bunga hendak membeli bakso kesukaannya, namun saat itu pelaku yang diketahui bernama Imron (34), lantas menarik bunga masuk ke kamarnya yang berada di Tambak Asri dan melakukan hubungan badan.

Bahkan, saat itu pelaku merayu korban akan bertanggung jawab atas perbuatannya, tidak hanya disitu saja, Imron juga menghubungi bunga melalui Instagram mengajak untuk berhubungan badan kembali, dan akhirnya ketahuan oleh ibu kandung. 

Mengetahui sang buah hati telah direnggut kesuciannya, sang ibu lantas melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh AKP Suroto selaku Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dalam keterangannya dirinya menjabarkan bahwasanya pelaku berhasil diamankan saat berada di rumahnya.

“Jadi pelaku ini merayu agar korbannya mau melakukan hubungan badan, bahkan mau mengulangi perbuatannya kembali, untungnya ibu korban segera mengetahui hal tersebut dan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib,” tandas Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (10/9).

Kini pelaku beserta barang bukti berupa celana dalam milik bunga berhasil diamankan oleh petugas kepolisian.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Ari

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…