12 Pesilat di Kediri Dibekuk, Terlibat Pengeroyokan dan Pembacokan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Belasan pendekar dari berbagai perguruan silat diringkus polisi setelah terlibat pengeroyokan dan pembacokan. Pendekar dari beberapa perguruan silat itu diringkus Tim Satreskrim Polres Kediri.

Tidak hanya sekali, mereka terlibat perkelahian di beberapa tempat di Kabupaten Kediri. bahkan mereka juga menggunakan senjata tajam dan kayu saat bentrok antar perguruan silat.

Dari tangan mereka petugas mengamankan kayu dan senjata tajam, yang digunakan untuk berkelahi dan menganiayaan. Selain itu petugas juga menyita jaket, baju, kaos serta dua helm yang pecah, karena menjadi korban bentrokan.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, peristiwa berawal pada Sabtu (17/9/2022) lalu ketika pesta rakyat di wilayah Kecamatan Kandat.

Saat gelaran pesta rakyat tersebut, ada kelompok lingkungan ganas (ligas) yang berisi berbagai macam anggota perguruan silat sedang melakukan konvoi.

"Saat itu yang menjadi korban adalah salah satu anggota perguruan silat yaitu IKSPI," terang Rizkika dalam jumpa pers di Mapolres Kediri, Selasa (27/9/2022).

Karena korban tidak terima, dua hari kemudian teman-temannya mencari keadilan dengan melakukan konvoi dan sweeping di wilayah Desa Minggiran, Kecamatan Papar.

Mereka melakukan pembacokan, yang ternyata korbannya adalah anggota perguruan silat PSHT.

Dan pada Minggu (25/9/2022), di wilayah Kecamatan Kras kembali terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh PSHT. Sedangkan korbannya dari Pagar Nusa.

"Kejadian ini dilaporkan ke Satreskrim Polres Kediri yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota dengan penyelidikan," terang Rizkika.

Alumni Akpol Tahun 2013 ini menambahkan, setelah melakukan penyelidikan, dia dan timnya akhirnya meringkus 15 orang. Dari jumlah itu, empat di antaranya masih di bawah umur.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan mendalam, 12 orang kami tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

“Hari ini yang kita rilis ada 11 pelaku (pendekar). Satu pelaku tidak dihadirkan karena masih di bawah umur,” imbuhnya.

Saat ini petugas juga masih memburu tiga pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga menjadi provokator, sehingga terjadi bentrokan antar perguruan silat.

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati jika bepergian di malam hari. Pihaknya juga akan tegas menindak siapapun yang melakukan tindak pidana.

"Kita tak pandang bulu, selama menggangu kamtibmas, kami akan proses," tandasnya. ham/rm

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…