Terapi Pendidikan untuk Siswa Pelajar, Lewat Jalur IKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Sekolah SDN I Pangarangan, Slamet Santoso S.Pd, MM diruang kerjanya. (SP/Ainur Rahman)
Kepala Sekolah SDN I Pangarangan, Slamet Santoso S.Pd, MM diruang kerjanya. (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepala sekolah  SDN I Pangarangan, Slamet Santoso S.Pd, MM, mengaku pihaknya mengabdi menjadi Kepala Sekolah di SDN I Pangarangan sudah lima tahun. Dan sudah dua tahun menjalankan program Implementasi kurikulum merdeka (IKM) di SDN I Pangarangan.

"Saya sudah 5 tahun bertugas di SDN I Pangarangan, untuk tiga tahun kedepan saya masuk di periodesasi, tapi tak masalah saya menjadi Guru kembali, karena bagian dari bentuk perjuangan," ungkapnya.

Menurutnya sejak diberlakukannya Program IKM bermunculan pesan dari wali siswa yang katanya program belajarnya tidak berurutan sesuai dengan buku mata pelajaran.

"Untuk kelas I dan 2  menggunakan Program Implementasi Merdeka, jadi metode pembelajarannya menggunakan buku pelajaran, tapi pembelajaran tidak teratur sesuai dengan mata pelajaran," jelasnya.

Makanya sambung Kepsek, sejak IKM diberlakukan di sekolah ini, ada banyak Wali siswa  yang komplain, mengenai mata pelajaran anaknya. "Misalnya kemarin membahas sampai di bab ini, kemudian melompat ke bab lain, jadinya kan bingung," jelasnya.

Dikatakan kepsek, buku itu hanya sebagai sumber belajar, jadi tidak dijelaskan secara teratur atau berurutan, lebih kepada pencapaian belajar.

"Implementasi Kurikulum merdeka (IKM) lebih kepada pencapaian belajar siswa, berbeda jauh dibanding dengan kurikulum ke 13 titik penjelasannya terarah dan fokus secara teratur dan mengikuti alur pembelajaran," katanya.

Di jelaskan kepsek SDN I Pangarangan, tentang sekolah Penggerak dengan menggunakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kata dia, " Bagi sekolah Penggerak, kepala sekolah hampir  tiap hari mengikuti kegiatan panduan dari kementerian pendidikan Nasional melalui zoom meeting," jelasnya.

"Jadi melalui kegiatan zoom meeting kita lebih banyak belajar dari program sekolah lain, dan dapat saling mengenal dengan kepsek di lembaga lain" imbuhnya,

Sekolah penggerak itu melalui seleksi, tidak semua lembaga itu berstatus lembaga penggerak, dan sekolah penggerak itu wajib menggunakan IKM di seluruh Nusantara.

Untuk diketahui,siswa tahun pelajaran 2022-2023 di SDN I Pangarangan melakukan pengurangan kuota rombel siswa, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

" Siswa tahun ini dibatasi perkelas hanya 28  siswa, terdiri dari dua pagu A/B masing-masing kelas, dikarenakan, antara yang keluar dan yang masuk Siswa itu tidak sama," katanya.

Kedepannya, kita akan terus melakukan pembinaan terhadap siswa dengan cara melakukan pendampingan belajar bagi kelas 1 dan 2 dan untuk kelas 3 keatas dapat digolongkan disesuaikan dengan kemampuan siswa.

 "Pihak sekolah terus melakukan pendampingan ekstra belajar untuk siswa-siswi khususnya di SDN I Pangarangan, melalui, Pengurus Manajemen Organisasi (PMO) selama 3 tahun dan ini baru berjalan dua tahun," pungkasnya. (Ar)

 

Berita Terbaru

Targetkan Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Tuntas Oktober, Pemkab: Tinggal 25 Persen

Targetkan Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Tuntas Oktober, Pemkab: Tinggal 25 Persen

Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti program unggulan Presiden Prabowo terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan,…

Momentum HUT RI: Pemkot Surabaya Gelar Doa Lintas Agama, Komitmen Jaga Persatuan

Momentum HUT RI: Pemkot Surabaya Gelar Doa Lintas Agama, Komitmen Jaga Persatuan

Selasa, 18 Agu 2026 12:42 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan dan keamanan di Kota Surabaya,…

Pemkot Mulai Siapkan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila 2027

Pemkot Mulai Siapkan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila 2027

Selasa, 18 Agu 2026 12:07 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca tugas mengibarkan bendera pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah selesai, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah…

Perluas Jangkauan Akses Layanan Kesehatan, Pemkab Jember Luncurkan Program JCK

Perluas Jangkauan Akses Layanan Kesehatan, Pemkab Jember Luncurkan Program JCK

Selasa, 18 Agu 2026 11:59 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperluas…

Perkuat Kepedulian Sosial, Pemkab Trenggalek Bedah 17 Rumah Tak Layak Huni

Perkuat Kepedulian Sosial, Pemkab Trenggalek Bedah 17 Rumah Tak Layak Huni

Selasa, 18 Agu 2026 11:06 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, kembali…

Masuki Musim Panen 2026, Pemkab Pamekasan Pantau Pembelian Tembakau

Masuki Musim Panen 2026, Pemkab Pamekasan Pantau Pembelian Tembakau

Selasa, 18 Agu 2026 10:59 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Memasuki musim panen 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mulai memantau pembelian tembakau di sejumlah pabrikan di…