Tuai Rentetan Hasil Negatif, Persela Lamongan Akhiri Kerjasama dengan Pelatih Fakhri Husaini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fakhri Husaini.
Fakhri Husaini.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kabar mengejutkan datang dari manaemen klub sepak bola Persela Lamongan. Tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir itu resmi mengakhiri kerja sama dengan Pelatih Fakhri Husaini. Kabar tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram klub, @perselafc.

"Persela Lamongan dan Coach Fakhri telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat musim ini. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini, dan kami selalu mendoakan sukses di karier selanjutnya," tulis akun Instagram @perselafc yang diunggah pada Rabu (28/9/2022).

Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal mengatakan keputusan untuk mengakhiri kerjasama dengan Fakhri ini tak lepas dari hasil negatif yang diperoleh Persela di 6 laga yang telah dijalani.

Dari 6 laga yang dilakoni, Persela hanya satu kali kemenangan saat menjamu Persipa Pati di Stadion Surajaya. Tiga laga kalah dengan Persikab Bandung, Bekasi FC dan PSIM Jogjakarta serta dua laga berakhir seri melawan Gresik United dan Persekat Tegal. Sehingga Pelatih berusia 57 tahun tersebut dinilai gagal memenuhi target.

“Dari awal tim ini dibentuk, memang semua saya percayakan ke pelatih, mulai dari proses seleksi, (perekrutan) pemain bidikan, semua adalah bentukan dari tim pelatih. Kami support 100 persen, dengan tim yang dibentuk. Ternyata sampai 6 match kita 3 kali kalah, 2 seri dan sekali menang, ini kan ndak sesuai dengan target yang kita berikan,” kata Fariz.

Selain itu, lanjut Fariz, eks pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut dinilai tidak mampu mengangkat performa Persela. Bahkan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut saat ini terperosok di urutan 9 dan terancam gagal memenuhi ambisi untuk promosi ke Liga 1.

Fariz Julinar Maurisal mengatakan, tentang kesepakatan mengakhiri kerja sama dengan Coach Fachri sebenarnya tidak mendadak. Karena tetap diawali dari proses evaluasi yang panjang dengan berbagai pertimbangan yang matang.

“Evaluasi tidak hanya sekali ini aja. Waktu kita bermain kurang bagus juga kita evaluasi, kita meeting dengan tim pelatih, 2 kali kalau nggak salah,” terangnya.

Sejak dua laga hingga laga ke empat prestasi Persela belum juga menunjukkan positif. Karena itu, diputuskan kesepakatan bersama untuk mengakhiri kerja sama. Dalam hal ini, lanjut Fariz, bukan Coach Fakhri yang mengundurkan diri dari kursi pelatih, namun memang Manajemen Persela yang memang memberhentikan pelatih kelahiran Lhokseumawe tersebut.

"Kita evaluasi dan Coach Fachri juga menyadari. Sehingga bersepakat untuk mengakhiri kerja sama," tandasnya.

Coach Fakhri Husaini juga mengunggah di Instagramnya @coachfakhri, yang membenarkan bahwa dirinya telah mengakhiri kerjasamanya sebagai pelatih Persela lebih cepat.

"Alhamdulillah, malam ini (Rabu) saya dan Persela sepakat untuk mengakhiri hubungan kerja sama lebih cepat. Kepada manajer Fariz Julinar Maurisal, asisten pelatih, staf, seluruh pemain dan suporter, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja samanya selama ini. Semoga persahabatan ini tetap terjaga. Sukses selalu untuk Persela," kata Fachri, Rabu (27/9/2022).

Untuk sementara waktu, Persela Lamongan menunjuk asisten pelatih, Kharis Yulianto sebagai pelatih kepala. Ia akan menjadi pelatih sementara hingga Persela menemukan kembali pelatih baru.

"Caretaker pelatih akan dipegang oleh asisten pelatih, Kharis Yulianto," terangnya.

Persela akan kembali melanjutkan perjalanannya ke Jepara, Jateng untuk menjalani pertandingan lanjutan Liga 2. Persela akan bertanding melawan Persijap Jepara pada Sabtu (1/10/2022) mendatang. lmg

Berita Terbaru

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…