Menteri Pertanian Sebut Stok Beras RI Masih 10 Juta Ton

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 06 Okt 2022 16:03 WIB

Menteri Pertanian Sebut Stok Beras RI Masih 10 Juta Ton

i

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

SURABAYAPAGI, Jakarta - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan pasokan beras Indonesia aman. Ia mengklaim neraca ketersediaan beras di dalam negeri masih surplus 10 juta ton.

"(Stok beras) aman dong, cadangan sampai 10 juta ton, kamu mau berapa ton? Mau beli berapa, ayo," kata Syahril di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Firli Bahuri, Bantah Terima Uang dari Eks Menteri Pertanian

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi beras nasional dari tahun 2019 konsisten berada pada level 31,3 juta ton. Ini memenuhi kebutuhan beras nasional sebesar 30 juta ton per tahun.

Syahrul mengatakan bahwa pihaknya bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan jajaran Badan Pangan Nasional terus memantau perkembangan komoditas pangan, khususnya beras, hingga ke lapangan mengingat dinamika harga pasti ada berbarengan dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ini masih mau panen, walau panen kedua. (Kalau) Februari panen besar, ini panen kecil. Dinamika harga karena BBM ada, itu yang disikapi bersama. Saya dengan Mendag dengan Badan Pangan Nasional sampai ke lapangan, saya di produktivitasnya," ujarnya.

Kendati memastikan stok beras aman, Syahrul enggan menanggapi naiknya harga pangan utama itu yang terjadi di pasar belakangan ini. Menurutnya, harga beras bukan tanggung jawab Menteri Pertanian.

Baca Juga: KPK-PPATK Beda Pendapat Soal Cek Rp 2 Triliun di Rumdin SYL

"(Kalau soal harga) Jangan tanya saya, bukan saya enggak bisa jawab. Bukan tupoksi saya,"tandasnya.

Sebelumnya di pasaran, harga beras naik hingga sekitar Rp 2.000 per kilogram. Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso bahkan sempat menyebut ada sejumlah pihak swasta yang menguasai pasar sehingga menyebabkan harga tak stabil.

Menanggapi hal tersebut, Syahrul menyatakan persoalan-persoalan itu bukan menjadi tanggung jawabnya.

Baca Juga: Ditemukan Cek Senilai Rp 2 Triliun dan Kontrak tak Beres di Kementan

"Kalau bawa beras jual ke mana, itu bukan urusan saya," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolb memastikan, stok beras di Indonesia tercukupi hingga akhir tahun 2022.

"Kami di Kementerian Pertanian berkonsentrasi penuh untuk menjaga ketersediaan produksi sesuai target dari tahun ke tahun, untuk tahun ini bisa kami sampaikan pada masyarakat bahwa produksi (beras) cukup," kata Harvick di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Senin (3/10/2022). jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU