Nyambi Jual Sabu, Driver Ojol Diamankan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kolase pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan. SP/Ari
Kolase pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan. SP/Ari

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang pria yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, lantaran mengedarkan serbuk haram sabu – sabu.

Pria yang diamankan polisi itu, GW (46) warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Timur Kenjeran Surabaya atau Kontrak di Jalan Tanah Merah IV Kenjeran Surabaya Jawa Timur.

Dia dibekuk anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Rabu (28/9) sekira pukul 07:15 Wib di dalam rumah kontrakan di Jalan Tanah Merah IV Kenjeran Surabaya.

Dari tangan GW, polisi mengamankan 13 poket narkotika jenis sabu-sabu siap edar dengan total keseluruhan 5,44 gram.

”Selain 13 poket sabu, kita juga mengamankan barang bukti lain diantaranya, 1 buah sekrop yang terbuat dari sedotan plastik, 1 bandel klip plastik, dan 1 unit handphone,” jelas AKP Hendro Utaryo, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (06/10/2022).

“Warga yang mengetahui gelagat pelaku mencurigakan akhirnya melapor. Hingga petugas berhasil mengamankan tersangka dan selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan Jalan Tanah Merah IV Kenjeran Surabaya,” ungkap Hendro.

”Pada saat digeledah polisi, ditemukan barang bukti sabu-sabu di dalam rumah kontrakan tersangka GW,” tambah AKP Hendro.

Sementara itu, GW beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya guna proses penyidikan lebih lanjut.

Saat ini GW harus meninggalkan pekerjaannya sebagai tukang ojek online dikarenakan tersandung kasus pengedaran gelap sabu, dan polisi menjerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ari

 

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…