Grebek Maulid Nabi Kota Mojokerto Bersama Wali Kota Ning Ita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum yang sarat akan makna. Menurutnya, yang paling utama adalah nilai religi, yaitu untuk melakukan refleksi dalam meneladani sosok nabi terakhir umat Islam tersebut.

"Ini menjadi momentum merefleksikan diri, terutama bagaimana kehidupan beliau harus mengemban amanah yang begitu berat di jaman saat itu," ujar wali kota saat menghadiri Pengajian Umum dan Grebeg Maulid Nabi di langgar wakaf Abdul Madjid Rohman, Jalan Trunojoyo, Kota Mojokerto, Sabtu (8/10) malam.

Selain itu, Wali kota Ika juga menyebut peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, khususnya di Mojokerto, juga tidak lepas dari nilai sejarah dan budaya. Hal tersebut terutama jika dikaitkan dengan sejarah masuknya Islam di Mojokerto atau yang saat itu masih jaman Kerajaan Majapahit.

Di masa Kerajaan Majapahit yang sangat kental dengan agama Hindu, terdapat sebuah tradisi yaitu membuat sesajen yang diletakkan di layah atau tembikar. Di dalamnya berisi macam-macam hasil bumi masyarakat.

"Ketika Islam masuk, strateginya sangat humanis dan damai. Para ulama saat itu tidak serta menghapus apa yang sudah menjadi tradisi yang ada. Inilah yang kemudian membuat Islam begitu mudah diterima oleh masyarakat," terang Wali kota Ika.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sesajen diubah menjadi suatu aktivitas sedekah, yang tidak lagi diletakkan di tempat khusus, melainkan dimakan bersama-sama. Nilai agama Hindu yang terkandung di dalam aktivitas tersebut, digantikan dengan nilai dalam Islam.

Sarat makna dalam peringatan maulid nabi inilah yang juga membuat Pemkot Mojokerto rutin menggelar kegiatan bertajuk Gema Maulid: Kenduri 5000 Layah. Meskipun sempat dua tahun absen karena pandemi, tahun ini kegiatan tersebut akan kembali digelar Selasa (11/10) besok, di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan.

 

"Kegiatan rutin tahunan peringatan maulid nabi ini, semoga dapat menjadi salah satu bukti bahwa kita semua, umat muslim Mojokerto sangat mencintai Rasulullah," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…