Dalam Pengesahan Anggota Baru Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, Kapolsek Kanigoro Menghimbau Hindari Konflik dengan Perguruan Lain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sambil lesehan Kapolsek Kanigoro AKP Tri Wahyudi beri arahan dan sambutan. SP/Hadi Lestariono
Sambil lesehan Kapolsek Kanigoro AKP Tri Wahyudi beri arahan dan sambutan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Upaya menekan konflik antar perguruan juga kepada masyarakat sehingga terjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Blitar khususnya dan warga masyarakat umum, hal itu salah satu himbauan  Kapolsek Kanigoro AKP Triwahyudi SH ketika mengikuti pelantikan anggota baru pencak silat  Nahdlatul Ulama Pagar Nusa pada Minggu (9/10) di Pondok Pesantrèn Al Muslihuun Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Untuk diketahui pada Minggu (9/10) di Ponpes Al Muslihuun di Desa Tlogo Kec Kanigoro telah mengukuhkan puluhan anggota baru pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, pengukuhan yang dihadiri beberapa pengurus ponpes Al Muslihuun itu juga hadir dari Polsek Kanigoro dan anggota Koramil Kanigoro.

"Kami berharap dan menghimbau sekaligus mengajak kepada seluruh anggota baru pencak silat Pagar Nusa ini untuk bisa menjaga nama baik perguruan dengan sikap yang ramah, santun terhadap sesama seperguruan, tak kalah pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama perguruan silat lainya, sehingga tidak terjadi gesekan gesekan yang bisa menimbulkan perpecahan, termasuk ramah tamah kepada warga masyarakat, sehingga situasi Kamtibmas bisa terjaga dan terkendali aman utamanya di wilayah Hukum Polsek Kanigoro," pesan AKP Tria Wahyudi sambil berdiri di hadapan para anggota  pesilat yang baru.

Himbauan dan harapan sekaligus ajakan kapolsek Kanigoro itu cukup beralasan, karena setiap ada perhelatan apapun di wilayah Blitar raya yang melibatkan banyak masa apalagi dengan menggunakan kendaraan motor roda dua, terjadilah keributan bahkan perkelahian massa yang menimbulkan korban, hal itu lah AKP Tri Wahyudi mengajak dan menghimbau untuk melakukan introspeksi di mading mading perguruan.

"Jadi guna menghindari konflik antar perguruan, dengan masyarakat, maka kali ini saat pengukuhan atau pendadaran anggota baru Warga baru Pencak silat NU Pagar Nusa untuk saling menghormati dan menghargai sesama sama perguruan utamanya pada warga masyarakat." Jelas AKP Tri Wahyudi pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…