ANALISA BERITA

Agama Masih jadi Pertimbangan Penting Pilihan Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saiful Mujani, Research and Consulting (SMRC)
Saiful Mujani, Research and Consulting (SMRC)

i

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Agama masih menjadi pertimbangan penting bagi publik dalam menentukan pilihan politiknya. dalam bedah politiknya, agama sudah menjadi semacam keyakinan umum di masyarakat.

Bahwa agama begitu penting mempengaruhi perilaku politik orang Apakah itu pemilihan presiden atau juga legislatif, bahkan juga faktor yang lebih penting dari semuanya itu dari semua faktor yang bisa mempengaruhi perilaku warga dalam pemilihan presiden maupun pemilu legislative.

 Dari hasil penelitian selama dua tahun (2021-2022) mendapatkan fakta adanya perbedaan signifikan secara statistik. Dalam pemilihan presiden khususnya perbedaan orang beragama Islam dan tidak beragama Islam terdapat perbedaan signifikan secara statistik.

Artinya adanya perbedaan itu penting dan riil ada di masyarakat bawah. Orang Islam cenderung memilih Anies Baswedan dibanding orang non Islam proporsinya 24 dibanding 17. Secara statistik itu sangat signifikan sehingga tidak bisa diabaikan.

Demikian juga terhadap Prabowo Subianto beragama islam 33 dan yang tidak beragama islam 23. Sedangkan pada Ganjar pranowo 28 dibanding 32.

Untuk Ganjar selisihnya kecil cenderung yang non muslimnya lebih besar. Artinya pada Ganjar kecenderungan mengakomodasi penganut agama minoritas itu lebih besar ketimbang pemilih islam

Dengan demikian dapat disimpulkan faktor agama penting dalam pemilihan presiden. Jika calonnya Anis, Ganjar dan Prabowo memilih yang beragama non islam cenderung memilih Ganjar sedangkan pemilih islam terdistribusi hampir merata ke semua calon.

Tapi masalahnya yang membuat beda dari perbedaan itu menjadi penting non muslim cenderung pada ganjar pada Anis kecil dan juga Prabowo non muslim yang kecil. Inilah mengapa agama menjadi begitu penting dalam pemilihan ini. Kalau orang yakin bahwa agama ini penting selama ini fakta, datanya menunjukkan dan terbukti secara empiris memang latar belakang agama menjadi penting dalam pemilihan presiden.

Dalam proses pencalonan presiden faktor agama tidak bisa diabaikan, harus dihitung sehingga jelas jumlah akumulasi yang beragama islam sangat besar.

Kalau punya calon yang tidak beragama islam maka di sini akan jadi sangat susah untuk mendapatkan suara. Sangat tidak kompetitif ini menjadi perbedaan yang signifikan tapi tidak terlalu besar karena calonnya beragama Islam setidaknya secara KTP mereka semua beragama islam.

Sedangkan denga partai politik menurutnya proporsinya sama namun secara umum yang beragama islam dibanding yang tidak beragama islam punya perbedaan yang sangat signifikan dalam menentukan pilihan dalam partai politik secara umum.

Bedasar data pemilih PKB jumlah pemilih islam 10 dan yang non islam satu. Kondisi ini berbanding terbalik dengan PDI Perjuangan di mana pemipih islamnya 22 sedangkan non islam 48.

 PDI Perjuangan bagi partai untuk non muslim sejauh ini masih menjadi menjadi andalan atau setidaknya yang paling mampu menyerap aspirasi pemilih dari non muslim. Jadi dalam pemilihan legislatif pun terutama PDIP versus lainny perbedaan agama sangat penting dan tidak bisa diabaikan.

(Lewat keterangannya yang dikutip dari laman Media Indonesia ditulis pada Kamis (13 Oktober 2022).

Berita Terbaru

Lewat HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Komitmen Perkuat Sektor ‘Medical Tourism’

Lewat HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Komitmen Perkuat Sektor ‘Medical Tourism’

Minggu, 17 Mei 2026 14:54 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lewat kemeriahan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah berkomitmen…

Surabaya Panas Terik hingga Hujan Deras Dipicu Gangguan Atmosfer Rossby

Surabaya Panas Terik hingga Hujan Deras Dipicu Gangguan Atmosfer Rossby

Minggu, 17 Mei 2026 14:42 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, yang menyebut jika penyebab cuaca ekstrem yang…

Pasca Surabaya Vaganza 2026, DLH Catat 16 Dump Truck Angkut Sampah Pasca Parade

Pasca Surabaya Vaganza 2026, DLH Catat 16 Dump Truck Angkut Sampah Pasca Parade

Minggu, 17 Mei 2026 13:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melihat ramainya antusias warga setempat hingga luar daerah di momentum Surabaya Vaganza 2026 yang bertema yang diusung adalah…

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berlangsungnya kegiatan Surabaya Vaganza bertajuk Festival of Lights: Garden of Hope 2026 berlangsung meriah dan disambut antusias…

Harga Lebih Terjangkau, Permintaan Domba Kurban untuk Idul Adha di Trenggalek Melonjak

Harga Lebih Terjangkau, Permintaan Domba Kurban untuk Idul Adha di Trenggalek Melonjak

Minggu, 17 Mei 2026 13:09 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal menghitung hari, permintaan domba kurban di sejumlah peternakan di Trenggalek mulai…

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti undangan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, memaparkan program Smart Kampung…