Dokter: Berjemur Tekan Risiko Radang Sendi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dokter spesialis penyakit dalam konsultan reumatologi Sumartini Dewi mengatakan berjemur di bawah sinar matahari secara rutin dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit arthritis atau radang sendi.

Arthritis merupakan kondisi peradangan pada sendi yang disertai gejala-gejala seperti nyeri sendi, bengkak kemerahan, panas pada perabaan, bahkan yang terberat bisa sampai membuat demam.

Menurut dr Dewi, gejala khas arthritis, yaitu kaku sendi saat bangun dari tidur di pagi hari. Dr Dewi menjelaskan sinar matahari akan membentuk vitamin D dalam tubuh, terutama pada permukaan kulit.

"Nanti di sana akan memenuhi kebutuhan vitamin D dan itu akan mencegah radang sendi," kata dokter dari RSUP dr Hasan Sadikin Bandung.

Lebih lanjut, dr Dewi menjelaskan sinar matahari mengandung ultraviolet (UV) A, B, dan C. Kulit manusia mengandung pro vitamin D yang membutuhkan sinar UV B untuk mengubahnya menjadi vitamin D yang aktif.

Hanya saja, menurut dr Dewi, banyak orang yang salah kaprah dalam berjemur. Vitamin D membutuhkan sinar ultraviolet B yang paling banyak pada pukul 10 sampai tiga sore.

"Jadi kalau terlalu pagi dan terlalu sore, sinar ultraviolet yang ada adalah A dan C, itu tidak cukup untuk membentuk vitamin D di permukaan kulit kita," kata dr Dewi.

Dr Dewi mengatakan kekurangan vitamin D akan memicu radang sendi. Tanpa kelainan apapun, ada pula penyakit berupa keluhan sendi dan otot yang tidak spesifik yang terkait kekurangan vitamin D.

"Sering kali itu dirujuk kepada kami, di reumatologi, diduga penyakit autoimun, padahal tidak ada gejala lain. Nah itu dengan kami koreksi vitamin D-nya saja, keluhannya bisa hilang," ujarnya.

Untuk mencegah arthritis, dr Dewi menyarankan aktivitas berjemur di bawah sinar matahari tersebut dapat dilakukan sekitar tiga hari dalam sepekan.

Menurut dr Dewi, sunblock juga dapat digunakan pada permukaan kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Hanya saja, pastikan kandungan SPF-nya tidak terlalu tinggi.

Adapun durasi berjemur dapat berbeda-beda kondisi cuaca atau kualitas sinar matahari serta bergantung warna kulit. Andaikan sinar mataharinya bagus sekali, sekitar 10 menit cukup.

"Dengan catatan kalau kulit sudah merasa terbakar, jangan diteruskan," tutur dr Dewi.hlt/rts

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…