Kapolri Didesak Periksa Sambo, Diduga Kelola Rp 155 Triliun di Konsorsium 303

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Kasus Pidana Ketiga, Setelah Pembunuhan Berencana Brigadir J dan Halangi Penyidikan atau Obstruction of Justice

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ferdy Sambo, benar-benar tak bisa berkutik. Selain didakwa dalang pembunuhan berencana dan menghalangi penyidikan atau obstruction of justice terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Kini Kapolri didesak menyidik lagi Sambo, dalam kasus 'konsorsium 303' yang kelola dana pejudi dan pemain senilai Rp 155 triliun. Angka ini temuan PPATK.

Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rhukminto meminta Polri memeriksa Ferdy Sambo, secara sungguh-sungguh terkait pengelolaan dana judi online bernilai triliunan.

"Harus diperiksa juga (Ferdy Sambo). Dalam bagan itu bukankah Sambo sebagai kaisarnya? Bukan hanya Sambo, tetapi juga nama-nama yang terlibat di dalam bagan itu," kata Bambang Rhukminto, kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

 

Merespon Kapolri

Pernyataan Bambang Rhukminto ini merespon penjelasan Kapolri Jenderal Sigit yang menegaskan pihaknya tidak berhenti menangani kasus perjudian. Termasuk kasus Konsorsium 303. Bahkan Kapolri sudah membentuk tim gabungan bersama lembaga lain, seperti PPATK.

"Tentunya kami tidak berhenti sampai di situ, karena kemudian juga muncul isu adanya konsorsium. Kami telah membentuk tim gabungan bersama-sama dengan PPATK untuk melakukan analisa terhadap transaksi keuangan yang diduga ada kaitannya dengan perjudian," kata Kapolri dalam konferensi di Mabes Polri, Jumat (30/9).

"Saat ini ada yang sedang kita analisa, ada 329 rekening, 202 rekening saat ini sudah kita blokir. 10 orang tersangka berstatus DPO dan diduga terlibat dengan kelompok judi online kelas atas. Empat kita cekal. Enam (orang) teridentifikasi berada di luar negeri," ungkap Polri.

Kapolri mengatakan 10 orang yang ditetapkan menjadi tersangka terlibat dengan perjudian kelas atas. Empat orang tersangka terindikasi di dalam negeri berinisial TN, R, FN, dan K. Sedangkan enam orang lagi diduga berada di luar negeri berinisial IT TS, EA, B, KA dan J.

"10 orang tersangka berstatus DPO dan diduga terlibat dengan kelompok judi online kelas atas," ujar Kapolri.

 

Punya Kompetensi Sangat Tinggi

Menurutnya, penyidik Polri tentu memiliki kompetensi dan kualitas yang sangat tinggi dalam menangani kasus seperti ini. Bambang yakin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa memecahkan isu tersebut demi marwah Polri.

"Hal itu bisa dipecahkan bila ada keteladanan dan sikap tegas dari Kapolri sebagai pucuk pimpinan Polri," katanya.

"Apalagi tak ada jaminan keselamatan, terutama karier mereka dari Kapolri. Makanya, lagi-lagi, ini tergantung dari sikap tegas Kapolri. Kapolri harus ing ngarso sung tuladha, di depan menjadi teladan, memimpin sendiri upaya penuntasan kasus 303 ini," tambah Bambang.

Menurut pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, Kapolri Sigit dan penyidik Polri tidak bisa mengabaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang sudah menyampaikan soal temuan uang Rp 155 triliun yang diduga terkait 121 juta transaksi judi online.

 

Momentum Bersih-Bersih

Kalau Kapolri serius menjadikan pengungkapan judi online Konsorsium 303, momentum untuk bersih-bersih internal, tentunya segera memerintahkan jajarannya atau membentuk timsus yang berbeda untuk mengungkap kasus tersebut," tambah Bambang.

Bambang menilai Kapolri Jenderal Sigit harus membuktikan janjinya yang bakal memberantas praktik judi online beserta sindikatnya serta pihak-pihak yang melindungi.

 

Kendalikan Berbagai Bisnis Ilegal

Dia berharap Jenderal Sigit tidak membiarkan momentum untuk melakukan bersih-bersih internal di Polri hilang sehingga tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

"Sekarang bola sudah ditendang PPATK, tinggal menunggu bagaimana respons polisi. Kalau tidak ada respon yang signifikan, artinya memang akan sulit mengatakan bahwa Kapolri Listyo Sigit konsisten pada komitmennya untuk bersih internal sehingga membiarkan momentum ini berlalu begitu saja," ingat Bambang.

Di dalam diagram yang beredar di masyarakat, Konsorsium 303 disebut-sebut Sambo terlibat mengendalikan berbagai bisnis ilegal.

Di dalam diagram juga tercantum identitas sejumlah polisi, termasuk Sambo, yang disebut-sebut terlibat di dalam kelompok itu. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…