Sejak Dini KPU Kota Blitar Lakukan Sosialisasi untuk Pemilu 2024 kepada Kelompok Disabilitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rangga Bisma ketika beri arahan/tara cara melakukan pemungutan suara pada peserta. SP/Hadi Lestariono
Rangga Bisma ketika beri arahan/tara cara melakukan pemungutan suara pada peserta. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar bidang, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan Partisipasi Masyarakat dan SDM melakukan sosialisasi Pemilu 2024 mendatang, pelaksanaan yang diikuti 56 peserta itu langsung dipimpin Rangga Bisma Aditya selaku Komisioner KPU Kota Blitar pada Sabtu (15/10). 

 

Kegiatan itu dilaksanakan, menurut Rangga pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi dalam Pemilu 2024 khususnya warga masyarakat penyandang disabilitas (Difabel), saat pemilu lalu baik pilkada warga difabel hanya 47,15% yang terdaftar saat pelaksanaan pemilu/pilkada dari 632 warga difabel yang terdaftar yang memiliki sebagai pemilih. 

"Dengan situasi yang demikian itu, maka kami tingkatkan sosialisasi kepada saudara saudara penyandang difabel seperti hari ini (Sabtu 15/10), kita memberikan perhatian khusus dalam kegiatan sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kepada kelompok disabilitas," kata Rangga Bisma pada wartawan usainya Sosialisasi.

Dalam sosialisasi itu oleh KPU diperagakan  bagaimana tata cara difabel melaksanakan keikutsertaan dalam pemilu, termasuk pilkada, sejak daftarkan diri, tata cara menggunakan hak suara, dan tata cara memasukan surat suara ke dalam kotak suara, termasuk tata cara bagi yang mendapat pendampingan, juga bagi pemilih yang gunakan kursi roda, tuna netra/wicara dan berbagai bentuk difabel lainya yang didampingi oleh petugas maupun oleh keluarganya.

"Seperti saat ini, kami sosialisasikan tahapan-tahapan pemilu 2024 juga termasuk tata cara pemungutan suara di TPS, memasukan surat suara ke kotak suara, sehingga berjalan lancar bagi kelompok disabilitas," ujar Rangga .

Disinggung adanya TPS keliling nantinya untuk mengoptimalkan TPS, pria yang hobi olahraga pingpong ini menjelaskan, pihaknya akan berupaya untuk pengerahan lebih banyak petugas pada jam-jam tertentu untuk menambah jumlah TPS keliling tepat pada hari pemungutan suara. 

"Kita juga akan optimalkan peran TPS Keliling bagi penyandang difabel, sekitaran pukul 12.00 siang. Karena apa, ketika kami tanyakan kenapa tidak datang ke TPS, kebanyakan rata rata alasannya karena tidak ada yang mengantar," tàmbah Rangga.

Masih menurut Rangga, bahwa saat melakukan pendaftaran, nantinya  tersedia prosedur resmi berupa formulir pendamping bagi warga difabel saat memberikan suara di TPS. 

Bahkan, mayoritas warga difabel sebenarnya sudah memiliki apa yang disebut dengan "Mitra bakti" yang seharusnya dapat berperan sebagai pendamping pada pemungutan suara. 

"Mitra bakti ini bisa mendaftar sebagai pendamping pada saat para disabilitas ini hendak memberikan suaranya di TPS. Ada fasilitas formulir yang disediakan untuk pendamping," terang Rangga.

Rangga Bisma juga menambahkan bahwa angka partisipasi kelompok warga difabel berada jauh di bawah tingkat partisipasi warga Kota Blitar, secara umum pada Pemilu Daerah Serentak 2020 lalu yang ada di angka 78,8 persen. 

Rangga mengatakan, pihaknya menargetkan partisipasi kelompok warga difabel Kota Blitar pada Pemilu 2024 nanti pada angka sekitar 60 persen. 

Target pihak KPU Kota Blitar  60 persen, Itu saja sudah sangat bagus, bahwa target partisipasi warga Kota Blitar secara umum untuk Pemilu 2024 adalah 79,5 persen.

"Hingga September 2022, jumlah warga Kota Blitar yang memiliki hak pilih sebanyak 115.255, terdiri dari 58.978 perempuan (51,17 persen) dan 56.277 laki-laki," pungkas Rangga Bisma. Les

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…