AH Thony Menilai SWK Semolowaru Perlu Rebranding dari Depannya Guna Menarik Pengunjung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sepinya Sentra Wisata Kuliner (SWK) Semolowaru tidak terlepas dari kurangnya rebranding dan redesain, sehingga kurang menariknya masyarakat untuk berkunjung ke SWK tersebut. 

Hal itu, diungkap oleh Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Surabaya AH Thony saat berkunjung SWK Semolowaru. Ia menilai, pintu masuk SWK Semolowaru kurang menunjukkan kesan welcome. Bahkan, cenderung kurang menarik masyarakat yang melintas di depan. Gapura yang dibangun begitu megah di depan SWK justru menimbulkan kesan sungkan untuk masuk. Daripada sentra kuliner, lapangan di sampingnya lebih tersorot dari luar. Terlebih dengan adanya jalan masuk yang lebar di lapangan dan piranti olahraga yang ada disana. 

“Ini perlu rebranding dari depannya. Harus dibangun arsitektur yang lebih familiar sehingga penampakan dan tulisan SWK Semolowaru bisa dilihat dengan jelas. Misalnya, penambahan lampu hias atau branding stand. Harus ditampakkan juga ornamen makanan supaya orang yang melintas bisa tergiur dan ingin mampir, bahkan rela putar balik jika sudah terlewat,” ungkap AH. Thony. 

Hal itu, dijelaskan Thony, juga terkait amdal lalu lintas. Jika brand SWK Semolowaru sulit terbaca, maka pengendara yang melintas terganggu fokus mengemudinya hanya untuk membaca tulisan. Tentu saja, kecelakaan lalu lintas mungkin terjadi. 

Dari segi layout, beberapa hal menjadi catatan Thony. Pertama, area parkir dinilai terlalu jauh dari stan. Hal itu membuat pengunjung makan dengan dihantui keresahan motornya hilang. Menurut Thony, parkir bisa ditempatkan di dekat stan langsung. Hal itu juga memungkinkan stan yang dulu jauh dari area parkir bisa meningkat penghasilannya. 

Kedua, adanya fasilitas outdoor menjadi hal yang inovatif. Terlebih jika SWK Semolowaru sengaja dikonsep layaknya kafe. Namun, lebih banyak kendala yang dihadapi pedagang dengan adanya tempat outdoor tersebut. Saat siang, pengunjung enggan duduk disana karena terik matahari. Sementara itu saat hujan juga fasilitas outdoor tak mungkin terpakai. 

“Fasilitas outdoor itu juga digunakan untuk kegiatan pentas seni. Sementara tempatnya cukup terpisah dengan orang jualan. Harusnya bisa disatukan dengan membuat atap untuk seluruh area. Jadi, pengunjung tidak akan kepanasan atau kehujanan. Lalu, saat ada event juga pedagang bisa lebih banyak pemasukan,” imbuh Thony. 

Selain itu, di SWK Semolowaru dipasang instalasi tenaga surya untuk pengganti listrik. Namun, hingga kini masih belum termanfaatkan. “Padahal, hal itu merupakan terobosan bagus yang harus disosialisasikan pada masyarakat, terutama pedagang disini. Supaya kedepan, saat krisis energi, mereka sudah mempersiapkan dengan matang,” ungkap Thony. Alq

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…