Dokter: Tips Cegah Anak Batuk Pilek Berulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dokter spesialis anak Dwinanda Aidina mengatakan beberapa penyakit perlu diwaspadai karena rentan menyerang anak-anak saat musim hujan. Salah satunya batuk pilek yang dapat dicegah dengan tetap mengonsumsi gizi seimbang.

"Memang kita tidak bisa menghindari musim hujan, tapi kita bisa mencegah agar anak-anak kita lebih sehat dan lebih siap menghadapi musim hujan," kata dokter dari Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional RSAB Harapan Kita dalam bincang virtual di Jakarta, Kamis (20/10).

Dr Dwinanda mengatakan terdapat beberapa patogen lebih optimal bekerja pada saat cuaca dingin atau musim hujan. Dia juga menyebutkan bahwa penyebab batuk pilek sebenarnya bermacam-macam, contohnya common cold, influenza, adenovirus, RSV, dan sebagainya.

Pada umumnya penyebab batuk pilek yang biasa merupakan virus kategori ringan. Akan tetapi, menurut Dwinanda, anak dapat lebih rentan terinfeksi virus jika daya tahan tubuhnya belum maksimal.

"Anak-anak sistem imunnya belum terlatih, jadi mereka lebih mudah terkena infeksi virus dibanding orang dewasa," kata dia.

Misalnya, anak main bersama temannya yang pilek. Besoknya, anak ikutan pilek.

"Kalau orang dewasa, anak kita sakit seharian atau seminggu pilek juga mungkin bisa tidak ketularan," ujar dr Dwinanda.

Jika sakit pada anak sering berulang, menurut dr Dwinanda, kondisi tersebut umumnya secara tidak langsung akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Apalagi jika anak-anak mengalami terkait infeksi berat hingga harus dirawat di rumah sakit.

Menurut dr Dwinanda, pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif pada bayi akan memberikan imunitas yang lebih baik. Itu jika dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif. Pemberian nutrisi seimbang pada anak juga dapat membuat imunitas mereka lebih baik dibandingkan anak dengan gizi kurang atau gizi buruk.

"Yang penting gizi seimbang, ya. Jangan bosan-bosan dengan gizi seimbang karena semua komponen gizi itu sangat diperlukan untuk anak, baik karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Harus sesuai dengan komposisi tubuh, usia, dan berat badan anak-anak," katanya.hlt/btk

Berita Terbaru

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kelanjutan fenomena ribuan ikan di keramba danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah Kabupaten…

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keamanan masing-masing dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu yang akan di…

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seiring bertambahnya kasus HIV di wilayah Kota Malang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat tengah mengoptimalkan kesadaran…

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disetujui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat…

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memanfaatkan masa reses sidang V tahun 2025–2026 dengan menyerap aspirasi w…