Penipuan Jual Beli Tebu, Korban Rugi Rp 150 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Sltn (61) warga Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Situbondo ditangkap polisi Jumat (21/10/2022) malam.

Pria paruh baya ini ditangkap di rumahnya oleh petugas Polsek Asembagus, Situbondo. Selanjutnya, tersangka kasus penipuan tersebut dititipkan di tahanan Mapolres Situbondo.

Diperoleh keterangan, penangkapan tersangka kasus penipuan itu, berdasarkan laporan korban Yudi Prayitno (44) warga Desa/Kecamatan Asembagus, Situbondo. Sebab, pada 30  Maret 2021 lalu, tersangka menjual lahan tebu kepada korban sebesar Rp 150 juta.

Namun, dengan perjanjian,  jika saat ditebang tebunya tidak sampai 5000 kwintal, terlapor harus mengembalikan uang tersebut. Sedangkan jika  tebu melebihi 5000 kwintal, maka pelapor harus  mengembalikan keuangan kepada tersangka. Bahkan, tersangka menunjukan  lahan tebu yang diakui miliknya.

Tragisnya, saat musim tebang ternyata tebunya sudah ditebang. Bahkan, diketahui lahan yang ditunjukan sebelumnya merupakan milik orang lain. Sadar merasa tertipu, korban melaporkan  kasus yang dialaminya ke Mapolsek Asembagus, Situbondo, hingga akhirnya tersangka ditangkap di rumahnya.

Kapolsek Asembagus, Situbondo, Iptu Gede Sukarmadiayasa membenarkan penangkapan tersangka kasus penipuan, dengan tersangka Sultan. Dia ditangkap berdasarkan laporan korban Yudi Prayitno.

“Karena sudah memenuhi unsur tindak pidana dengan dua alat bukti, saat ini pelaku sudah ditetapkan jadi tersangka. Bahkan,  langsung dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Iptu Gede Sukarmadiyasa, Sabtu, (22/10/2022).

Menurut dia, atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 372 subsider pasal 378 KUHP,  dengan ancaman hukuman maksimal selama 4 tahun kurungan penjara.

“Agar kasus serupa tidak terulang lagi, kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya wilayah Asembagus, agar berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli tebu,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…