Ahli: Pentingnya Asupan Serat pada Tubuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Rendahnya asupan serat dapat menimbulkan wasir yang risikonya besar bila tidak diobati.  Kemungkinannya harus operasi. Menurut ahli gizi, bahkan bisa menyebabkan komplikasi.

"Kurangnya asupan serat merupakan salah satu penyebab seseorang menderita wasir, padahal serat berfungsi merangsang aktivitas usus untuk mengeluarkan feses secara teratur," ujar Ahli gizi independen Ulfah Mahardika Pramono Putri, S.Gz, Rabu (26/10).

"Konsumsi serat yang rendah akan menyebabkan sembelit karena feses yang keras sulit dikeluarkan dari sistem pencernaan," kata dia menambahkan.

Menurut dr. L. Arif Firiandri Yulius, Sp.GK, AIFO-K selaku direktur utama dan dokter spesialis gizi klinik Nutrif Clinic & Nutrif Farma mengatakan, buah-buahan seperti apel, pir, jeruk, dan pepaya dan sayuran seperti selada, timun, dan tomat merupakan sumber kaya serat.

"Serat mempermudah proses buang air besar dan pelunakan tinja, sehingga kita tidak perlu mengejan lebih kuat. Kalau kita mengejan lebih kuat, kita berisiko terkena wasir," ujar dr. L. Arif.

Adapun alternatif lainnya adalah dengan mengonsumsi herbal. Ada komposisi bersinergi tiga kandungan alami yang berguna sebagai kandungan antiinfeksi dan satu kandungan lainnya yang berfungsi mengempiskan wasir.

Kandungan itu adalah ekstrak citrus sinensis yang berguna untuk mengobati wasir akut. Bahan ini mengandung vitamin C yang memperkuat dinding pembuluh darah anus. Mengandung serat yang membantu melunakkan feses, daun ungu turut mengurangi peradangan dan nyeri pada anus.

Daun iler menyembuhkan peradangan luka wasir dan membantu proses penyembuhan wasir. Daun pegagan memiliki kandungan antiinfeksi yang mempercepat meredakan rasa nyeri.

"Keempat kandungan ini termasuk ekstrak alami, sehingga lebih aman dikonsumsi. Nutrafor Wazzir memiliki kandungan herbal lengkap tanpa efek samping, yang membantu meringankan gejala wasir dan meringankan gangguan peredaran darah di kaki atau varises," ujar Bagus Arigunanto, Perwakilan dari Nutrafor Wazzir Novell Pharmaceutical Laboratories, Rabu (26/10).

Ia mengatakan, Suplemen herbal berbentuk kapsul yang juga mengandung serat ini diproduksi dengan standar internasional dan dapat dikonsumsi setiap hari untuk jangka panjang.hlt/wsr

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…