Resah dengan Kasus Gagal Ginjal Akut, AMI datangi BBPOM Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertemuan AMI dengan BPOM di Kota Surabaya, Kamis (27/10/2022).SP/Ariandi.
Pertemuan AMI dengan BPOM di Kota Surabaya, Kamis (27/10/2022).SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Banyak terjadi kasus penyakit gagal ginjal akut di Indonesia yang berujung pada kematian. Pemerintah menyatakan penyakit ini dipicu cemaean etilen glikol dan dietilen glikol pada obat sirup. Menanggapi hal ini, pihak Menteri Kesehatan mengeluarkan surat edaran agak tidak mengkonsumsi obat-obatan yang berjenis sirup dalam jenis tertentu.

Organisasi Aliansi Madura Indonesia (AMI) juga turut ambil peran dalam mengusut permasalahan ini. Hal itu dibuktikan dengan mendatangi dan menggelar audensi dengan pihak Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, mengingat tugasnya adalah mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan.

Kedatangan AMI disambut oleh Koordinator Kelompok Substansi Informasi Meliza Miranda,S Si, Apt. Dalam kesempatan itu, ketua umum AMI Baihaki Akbar, S.E.,S.H menilai bahwasanya kinerja dari BPOM terkesan lalai.

“Kenapa kita lontarkan bahwasanya BPOM dalam ini lalai, karena ada 15 poin fungsi yang satu diantaranya adalah melakukan pengujian rutin terhadap obat dan makanan, jika dikatakan rutin, kenapa sampai bisa kebobolan dengan memberikan rekomendasi agar bisa beredar di pasaran,“ kata Baihaki Akbar saat menyampaikan pertanyaan kepada pihak BBPOM kota Surabaya (27/10/2022).

Baihaki menambahkan, apakah BPOM ini baru melakukan pengawasan dan pengendalian yang sesungguhnya setelah menunggu banyaknya laporan dan korban berjatuhan.

“Kalau memang sudah ada edaran dari menteri kesehatan semenjak tanggal 18 Oktober untuk tidak memperbolehkan apotik dan tempat lain menjual obat Sirup, kami ini memiliki bukti bahwasanya obat tersebut masih dijual bebas, bahkan kami menemukan di tiap titik kota,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi keluhan tersebut, petugas BBPOM menerangkan bahwa saat ini dari BBPOM sudah melakukan pencegahan terhadap penjualan obat sirup sejak adanya Surat Edaran dari Menteri Kesehatan.

“kami masih dalam tahap penelusuran, seyogyanya apakah penyakit gagal ginjal ini disebabkan oleh kandungan obat Syrup atau apa, untuk itu kami melakukan tindakan antisipatif yang mana untuk saat ini untuk menghentikan peredaran obat Sirup,” jelas pegawai BBPOM. ari

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…