Sidak Tim Gabungan Temukan Toko Obat 'Nakal' Jual Obat Sirop

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekdakot Mojokerto menunjukkan temuan obat sirop yang masih dipajang di rak toko obat
Sekdakot Mojokerto menunjukkan temuan obat sirop yang masih dipajang di rak toko obat

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di apotek, toko modern dan toko obat, Jumat (28/10) pagi.

Hasilnya, petugas menemukan toko obat 'nakal' yang masih menjual sejumlah obat sirop yang telah dilarang pemerintah.

Petugas pun langsung menurunkan paksa  item obat sirop dari atas rak display dan memperingatkan toko obat tersebut tidak lagi menjual obat sirop sampai ada ketentuan lanjutan dari pemerintah.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya kepada Surabaya Pagi menjelaskan, petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, Diskopukmperindag, Kepolisian dan TNI Kota Mojokerto melakukan sidak untuk menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Kesehatan terkait penyakit gangguan ginjal akut pada anak yang telah menelan banyak korban jiwa.

"Ada tiga tempat yang kita datangi, yakni apotek dan toko modern di Jalan Ahmad Yani serta toko obat di Jalan Majapahit. Hasilnya, kita temukan sejumlah obat sirop berbagai merk yang masih diperjual belikan," ujarnya.

Atas temuan tersebut, lanjut Gaguk, petugas melakukan penindakan persuasif berupa penyegan obat dan jika masih 'nakal' maka akan ditindak tegas.

Untuk sementara, obat yang ditemukan tidak di sita tapi di simpan di gudang apotek. Petugas kemudian mendata secara rinci jenis obat-obatan cair tersebut guna mengantisipasi penyalahgunaannya sesuai aturan yang berlaku.

"Sudah kita segel dan disimpan di gudang apotek, namun jika nanti masih di perjual belikan, maka petugas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku," ancamnya.

Terpisah, Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto, dr. Triastutik menjelaskan BPOM telah merilis sejumlah merek obat produksi lokal yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG.

Sehingga, guna mengantisipasi kian meluasnya peredaran obat tersebut, maka dilakukan pemeriksaan ke toko obat atau apotek di Kota Mojokerto.

"Sidak ini dalam rangka mengantisipasi peredaran obat sirup anak yang dinilai menimbulkan bahaya kesehatan," jelasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…