Pakar: Penting Kenali Jenis, Kandungan dan Efek Samping Obat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pakar kesehatan Universitas Airlangga (Unair) dr Annette d’Arqom mengingatkan pentingnya masyarakat mengenali jenis obat agar dapat menggunakannya secara bijak dan terhindar dari dampak negatif. Apalagi setelah munculnya sejumlah merk obat yang disebut-sebut sebagai pemicu penyakit gagal ginjal pada anak.

Annette menjelaskan, ada beberapa penggolongan obat yang perlu dipahami masyarakat. Yaitu obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, serta psikotropika dan narkotika. Adapun, yang dapat dibeli masyarakat tanpa resep dokter hanyalah golongan obat bebas dan bebas terbatas.

"Obat bebas di kemasannya ada lingkaran berwarna hijau dan batasnya warna hitam, misalnya obat paracetamol dan berbagai jenis vitamin. Sedangkan obat bebas terbatas tandanya lingkaran warna biru dengan batas warna hitam, contohnya obat cacing dan obat anti mual,” kata Annette.

Annette melanjutkan, untuk obat keras biasanya ditandai dengan logo lingkaran merah yang di dalamnya terdapat tulisan huruf “K”. Untuk mendapatkan golongan obat ini harus dengan resep dokter. Ia mencontohkan obat antibiotik.

Begitupun, lanjut Annette, untuk obat golongan psikotropika dan narkotika yang juga harus disertai dengan resep dokter. Sebab, kedua golongan obat ini dapat mempengaruhi sistem saraf pusat serta menimbulkan ketergantungan, sehingga penggunaannya diatur dalam regulasi tersendiri.

Annette pun mengingatkan pentingnya mengetahui kandungan yang ada dalam obat, utamanya kandungan zat aktif seperti paracetamol. Sedangkan untuk kandungan lain seperti pemanis yang digunakan dalam obat sirup atau pelarutnya, bagi masyarakat tidak terlalu penting untuk mengetahuinya. "Sudah ada tanggung jawab dari BPOM dan perusahaan sendiri,” ujarnya.

Untuk mengetahui kandungan obat, kata Annette, dapat dilakukan dengan cara membaca kemasan obat. Setiap kemasan obat pasti ada komposisinya. Ada juga cara pakainya, cara penyimpanan, dan lain sebagainya.

Annette melanjutkan, ketika membeli obat, yang juga harus diperhatikan adalah KLIK yaitu kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa. Pastikan kemasan rapi dan tersegel serta tulisan keterangan di kemasan dapat dibaca dengan jelas.

Izin edar juga disebutnya menjadi hal penting untuk mengetahui apakah obat tersebut dapat dipertanggungjawabkan keasliannya atau obat palsu. Izin edar obat dapat dicek melalui website BPOM.

Masyarakat juga disebutnya penting mengetahui efek samping dan reaksi simpang obat. Efek samping merupakan efek sekunder yang ditimbulkan obat dalam batas terapi. Misalnya setelah minum obat CTM akan mengantuk.

Sedangkan reaksi simpang obat merupakan reaksi yang tidak diharapkan dan sifatnya membahayakan serta tidak berhubungan dengan mekanisme kerja obat. “Misal setelah minum obat ada ruam kulit atau terjadi pengelupasan. Tapi hal ini jarang terjadi. Jika terjadi hentikan," kata dia.hlt/obt

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…