Ada Terowongan Tol Bawah Laut, Bandara Sepinggan ke IKN Hanya 30 Menit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan Pulau Balang di Teluk Balikpapan.
Jembatan Pulau Balang di Teluk Balikpapan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Balikpapan - Pemerintah semakin menggencarkan pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur yang ditargetkan selesai pada tahun 2024. Akses menuju IKN pun terus ditingkatkan. Salah satunya dengan membangun terowongan jalan tol bawah laut di Teluk Balikpapan.

Terowongan bawah laut atau immerse tunnel sangat dinantikan lantaran belum ada di Indonesia. Alternatif ini dipilih sebagai upaya menjaga lingkungan dengan melindungi habitat satwa endemik Kalimantan di Teluk Balikpapan yakni Bekantan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur Junaidi mengatakan, kehadiran terowongan tol bawah laut di Teluk Balikpapan akan membuat waktu tempuh dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan ke IKN menjadi lebih singkat. Jika sudah beroperasi, waktu tempuhnya diperkirakan hanya 30 menit. 

"Dengan adanya terowongan jalan tol di bawah laut di Teluk Balikpapan, maka waktu tempuh dari Bandara Sepinggan ke IKN akan jauh lebih singkat, sekitar 30 menit," kata Junaidi di Balikpapan, Sabtu (5/11/2022).

Adapun waktu tempuh dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan ke IKN saat ini sekitar 1 jam melalui jalur darat dan 1 jam 15 menit via jalur laut.

Rute jalur darat adalah Bandara Sepinggan-Pulau Balang di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melintasi jembatan cable stayed dengan dek beton terpanjang di Indonesia di atas Teluk Balikpapan-Simpang Riko-Bakal Bandara VVIP di Kecamatan Sepaku PPU-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Jarak tempuh dari Bandara VVIP ke IKN berkisar 20 kilometer.

Sementara  rute jalur laut dengan kapal adalah Bandara Sepinggan-Pelabuhan Semayang di Kecamatan Prapatan Kota Balikpapan-Pelabuhan Cita Sabut milik PT IHM di Kecamatan Sepaku PPU-IKN. Jarak tempuh dari pelabuhan terakhir ke KIPP IKN sekitar 8 kilometer.

Nantinya, terowongan sepanjang sekitar 1 km di Teluk Balikpapan akan berada di kedalaman 40 meter di bawah permukaan laut. Terowongan ini menghubungkan ruas tol Balikpapan-Samarinda di Simpang Tempadung di Desa Kariangau, Balikpapan ke rencana Outer Ring Road IKN di Sepaku Kabupaten PPU. Fisik terowongan dikerjakan di darat kemudian ditenggelamkan lalu dirakit di bawah laut.

Adapun biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan terowongan ini sekitar Rp3 triliun dari APBN. Saat ini proyek tersebut sedang dalam tahap studi kelayakan dengan dana hibah dari Pemerintah Korea Selatan karena mengadopsi teknologi yang telah digunakan Negeri Ginseng itu.

"Waktu pengerjaan proyek tol bawah laut ini antara 3 atau 4 tahun. Yang jelas, pelaksanaannya setelah 2024," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan studi kelayakan dan desain bisa tuntas pada 2023. Hal ini agar lelang proyek bisa segera dilaksanakan. blk

Berita Terbaru

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan dihebohkan dengan peristiwa kebakaran di kawasan tersebut hingga menghanguskan…

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai bagian rangkaian tradisi adat, gelaran ritual budaya sedekah bumi larung sembonyo yang digelar masyarakat pesisir…

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak gerakan koperasi di Kabupaten Madiun untuk meninggalkan stigma sebagai organisasi yang kuno da…

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang akhir pekan depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar beberapa agenda menarik bagi…

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Melihat kondisi terkini lantai dua Pasar Besar Ngawi (PBN) yang kian lesu hingga banyak yang gulung tikar kini menjadi perhatian…

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama musim kemarau turut mendorong produktivitas pelaku usaha kerupuk di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa…